Swansea Pecat Michael Laudrup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Laudrup. bbcimg.co.uk

    Michael Laudrup. bbcimg.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Liga Primer Inggris Swansea City akhirnya memecat pelatih Michael Laudrup. Mereka pun menunjuk Garry Monk, yang saat ini masih bermain sebagai bek di klub itu, sebagai pelatih sementara, didampingi Alan Curtis.

    "Ini putusan yang kami ambil dengan rasa enggan," kata Chairman Swansea, Huw Jenkins, Selasa waktu setempat, 4 Februari 2014. "Ini demi kepentingan terbaik klub dan suporter. Kami perlu mengubur ketidakpastian dan melangkah maju. Kami berharap semua orang mendukung Garry Monk, staf, dan pemain.."

    Laudrup sebenarnya mampu menuai banyak pujian berkat keberhasilannya membawa Swansea bersaing dengan klub-klub  papan atas Liga primer pada musim lalu. Ia juga mampu mempersembahkan gelar juara Piala Liga buat klubnya itu.

    Sayang kecemerlangan serupa gagal ditunjukkan pelatih asal Denmark itu pada musim ini. Swansea kini hanya berada di posisi ke-12 klasemen dan hanya bisa menang sekali dalam 10 laga terakhirnya. Kekalahan Swansea yang terakhir diderita dari West Ham, pada Sabtu lalu.

    Sebelumnya, Laudrup pernah menjadi pelatih Getafe, Spartac Moscow, dan Mallorca. Ia memulai tugasnya di Swansea pada 15 Juni 2012 dan segera mendapat pujian karena mampu menyajikan permainan sepak bola menyerang yang indah. Sayang tampilan menawan itu tak berbanding lurus dengan hasil di lapangan. Dari 84 pertandingan yang dijalani, Swansea hanya mampu meraih 29 kemenangan (34,5 persen).

    SOCCERWAY | NURDIN

    Berita Lain
    Timnas U-19 Benahi Ball Position
    Ibra Borong Dua Gol, PSG ke Final
    M Ridwan Tampil, Daya Serang Persib Meningkat
    Ini Gaya Baru Potongan Rambut Balotelli  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.