Atletico Kalah 3-0, Simeone Tetap Optimistis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Simeone. AP/Andres Kudacki

    Diego Simeone. AP/Andres Kudacki

    TEMPO.CO, Madrid - Meskipun kecewa berat, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, yakin bisa membawa timnya melaju ke babak final Copa del Rey dan mengalahkan Real Madrid pada leg kedua. Los Rojiblanco akan menjamu Madrid di Vicente Calderon, Rabu dinihari, 12 Februari 2014.

    Namun, selain harus bejuang ekstra keras, Atletico juga membutuhkan keberuntungan pada leg kedua. Pasalnya, Diego Costa dan kawan-kawan setidaknya harus mengalahkan Madrid 4-0. "Apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Masih ada 90 menit lagi," kata Simeone.

    Keharusan Atletico menang besar atas Madrid pada leg kedua karena mereka babak belur pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Atletico dihancurkan Madrid 3-0. Melihat hasil itu, Simeone jelas kesal. Namun, laga itu bukan penampilan terburuk Atletico.

    Menurut Simeone, dua gol Madrid ke gawang timnya adalah keberuntungan. Sebab, dia menjelaskan, gol tersebut adalah gol bunuh diri dari para pemainnya. "Real Madrid bermain bagus, tapi itu bukan penampilan terburuk kami," ucap pelatih asal Argentina itu.

    Kekalahan atas Madrid juga tidak diambil pusing oleh Simeone. Pelatih berusia 43 tahun itu telah berlapang dada dan memuji Madrid sebagai tim yang bermain lebih baik pada laga tersebut. "Kami harus mengucapkan selamat kepada mereka," kata Simeone.

    INSIDE SPANISH FOOTBALL | JOKO SEDAYU

    Baca Juga:
    Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Barcelona Kalahkan 10 Pemain Sociedad
    Terbukti Atur Skor, 17 Pemain Malaysia Didenda
    Tekuk Atletico 3-0, Madrid Satu Langkah ke Final
    Di Cina, Arsenal Lebih Populer Ketimbang MU
    Gervinho Gemilang, Roma Kalahkan Napoli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.