RFEF Tolak Banding Ronaldo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Real Madrid Cristiano Ronaldo (kiri) diganjar kartu merah dalam pertandingan Liga Spanyol berhadapan dengan Athletic Bilbao di stadion San Mames, Bilbao, Minggu (2/2). REUTERS/Vincent West

    Pesepak bola Real Madrid Cristiano Ronaldo (kiri) diganjar kartu merah dalam pertandingan Liga Spanyol berhadapan dengan Athletic Bilbao di stadion San Mames, Bilbao, Minggu (2/2). REUTERS/Vincent West

    TEMPO.CO, Madrid - Komite Banding Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menolak banding yang diajukan Real Madrid atas larangan tampil tiga pertandingan untuk Cristiano Ronaldo. Madrid tidak akan diperkuat pemain andalannya itu ketika menghadapi Villarreal, Getafe, dan Elche.

    Ronaldo langsung menerima kartu merah setelah memukul wajah Carlos Gurpegi ketika Madrid melawan Athletci Bilbao, Senin lalu. Ronaldo kemudian bereaksi dengan gerakan menampar pipinya sendiri setelah diusir wasit Ayza Gamez. Alhasil, pemain 29 tahun itu dijatuhi sanksi larangan tampil sebanyak tiga laga. Rinciannya, hukuman satu laga atas kartu merah, dan sisanya atas perilaku Ronaldo.

    Menurut AS, Jumat, 7 Februari 2014, Los Blancos tak akan menyerah untuk mengurangi hukuman pemain asal Portugal itu. Madrid bakal mengajukan banding lanjutan ke Komite Disiplin Olahraga Spanyol.

    Jika banding kedua Madrid ditolak lagi, Ronaldo dipastikan absen dalam tiga pertandingan di Liga Spanyol. Namun mantan pemain Manchester United itu masih bisa bermain pada leg kedua babak semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid, 12 Februari mendatang.

    AS | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Laudrup Mencari Upaya Hukum Sikapi Pemecatannya
    Lionel Messi Kehilangan Semangat Bermain?
    Rodgers: Liverpool Lebih Unggul dari Arsenal
    Ben Foster Dianggap Kiper Terbaik Inggris
    Kereta Bawah Tanah Mogok, Podolski Malah Foto-foto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.