Semen Padang Waspadai Serangan Sayap Persija

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Semen Padang, Esteban Vizcarra (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Sriwijaya FC, D Santos Rangel pada turnamen Inter Island Cup, di Padang, (10/1).  ANTARA/Iggoy el Fitra

    Pesepakbola Semen Padang, Esteban Vizcarra (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Sriwijaya FC, D Santos Rangel pada turnamen Inter Island Cup, di Padang, (10/1). ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Semen Padang ingin mencuri poin saat datang menjalani laga kedua melawan Persija Jakarta. Tim kebanggaan warga Sumatera Barat itu menyambangi Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu malam, 8 Februari 2014.  

    "Pemain Persija lengkap di semua lini tapi kami berusaha mencuri poin," kata Jafri Sastra, pelatih Semen Padang. Dia mengatakan pasukannya butuh stamina tinggi untuk menahan Macan Kemayoran yang memiliki karakter menyerang. "Kami sudah siap."

    Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, itu berpesan agar Laskar Kabau Sirah melupakan kemenangan mereka atas Barito Putera, tiga hari silam. "Jangan sampai terlena karena Persija juga mampu menang di kandang Barito," ujar Jafri.

    Pemain bertahan Semen Padang, Hengky Ardiles, mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai serangan pemain sayap Persija.  "Pergerakan Rohit Chand sangat berbahaya," ujarnya. Chand, pemain Nepal yang biasa beroperasi di sayap kanan, mencetak gol cepat ke gawang Barito Putera, pekan lalu.

    Di klasemen wilayah Barat, Semen Padang bersama Persija mengemas poin yang sama, yaitu tiga. Namun lantaran belum pernah kemasukan, Semen Padang mengisi posisi ke empat di atas Macan Kemayoran.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita Lain:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Baca Juga:

    Seedorf: Milan Akan Tampil All-Out Melawan Napoli
    Semen Padang Tantang Persija di Gelora Bung Karno
    Arsenal Siap Unjuk Kualitas
    Timnas U-19 Tambah Pertandingan di Banyuwangi
    Kejutan, Persipura Ditahan Imbang MU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.