Rodgers: Liverpool Sangat Lapar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brendan Rodgers. AP/Clint Hughes

    Brendan Rodgers. AP/Clint Hughes

    TEMPO.CO, Liverpool - Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, sangat puas dengan penampilan anak asuhnya ketika melumat Arsenal dengan skor 5-1, Sabtu, 8 Februari 2014. Rodgers mengklaim timnya sangat lapar akan kemenangan.

    Bermain di kandang sendiri, Stadion Anfield, Liverpool langsung menghujani gawang Arsenal dengan empat gol dalam tempo 20 menit pertama. Liverpool kemudian menambah satu gol di babak kedua. Sedangkan Arsenal mendapat gol hiburan lewat tendangan penalti Mikel Arteta.

    “Secara keseluruhan, para pemain dalam hal taktik sangat brilian. Anda bisa melihat nafsu dan rasa lapar mereka dalam pertandingan itu,” kata manajer asal Irlandia Utara itu seperti dilansir situs resmi klub, Liverpoolfc.com. “Kami sangat brilian hari ini. Performa yang luar biasa dalam suatu pertandingan bergengsi antara kedua tim.”

    Secara khusus, mantan juru taktik Swansea City itu menyanjung pemain muda The Reds. Raheem Sterling, Jon Flanagan, Philippe Coutinho, dan Jordan Ibe adalah deretan pemain belia yang diturunkan Rodgers. Sterling bahkan menyumbangkan dua gol, sementara Coutinho mencatat satu assist.

    “Kami memiliki pemain 19 tahun, Sterling, yang sangat luar biasa,” ujar manajer 41 tahun itu. “Pemain 18 tahun (Ibe) yang masuk sebagai pengganti. Coutinho baru 21 tahun, dan Flanagan 20 tahun. Tim ini sangat muda, tapi memiliki nafsu yang bagus untuk permaian dan kemampuan luar biasa untuk belajar.”

    LIVERPOOLFC | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Kecelakaan Mobil, Maicon Pereira Wafat
    Mourinho Sebut Manchester City Tim Curang
    Semen Padang Tantang Persija di Gelora Bung Karno
    Data dan Fakta Liverpool Vs Arsenal
    Wenger Peringatkan Sagna untuk Bertahan di Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.