Arema Cronous Permalukan Sriwijaya FC 0-2

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Arema Cronus Beto Goncalves meluapkan kegembiraannya usai membobol gawang Persik Kediri dalam laga pertandingan ISL di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, (6/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepak bola Arema Cronus Beto Goncalves meluapkan kegembiraannya usai membobol gawang Persik Kediri dalam laga pertandingan ISL di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, (6/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Palembang - Sriwijaya FC dipermalukan tamunya Arema Cronous pada pertandingan putaran pertama Liga Super Indonesia 2014-2015 dengan skor 0-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu malam.

    Sejak menit awal babak pertama, kedua tim sama-sama menyuguhkan permainan terbuka untuk lebih dahulu memetik keunggulan. Tujuh menit berselang, tim tamu "Singo Edan" mendapatkan peluang emas melalui sepak pojok Ahmad Bustomi. Namun, bola yang meluncur ke arah Dendi Santoso masih mampu ditepis penjaga gawang "Laskar Wong Kito" Fauzi Toldo.

    Tak berapa lama, giliran Sriwijaya FC yang mendapatkan peluang emas melalui Siswanto yang melepaskan tendangan mendatar setelah melewati dua hadangan pemain Arema. Namun, bola masih melenceng ke sisi kanan gawang Kurnia Meiga.

    Pada menit ke-18, Laskar Wong Kito mendapatkan peluang melalui Anis Nabar. Berawal dari umpan silang Vendri Mofu dari sisi kanan, bola yang salah diantisipasi oleh Kurnia Meiga mampu dimaksimalkan namun penyelesaian akhir masih melebar.

    Gol pembuka akhirnya tercipta melalui tim tamu yang memanfaatkan strategi serangan balik cepat. Cristian Gonzales mampu menggetarkan gawang dengan sepakan terukurnya setelah mendapat umpan dari Dendi di luar kotak penalti.

    Berselang tiga menit, Arema kembali mengancam Sriwijaya FC melalui tendangan penalti, setelah sebelumnya Toldo melanggar seorang pemain dalam kotak penalti. Namun, Ahmad Bustomi yang bertindak sebagai eksekutor tak mampu menjalankan tugasnya dengan baik setelah bola melambung di atas mistar gawang.

    Memasuki menit ke-27, Subangkit mengubah komposisi pemain dengan memasukkan Syamsir Alam menggantikan Rizky Dwi Ramadhan yang terlihat kesulitan menembus pertahanan Arema. Namun sayang, masuknya Syamsir belum merubah kondisi di lapangan, malah gawang Sriwijaya FC harus kembali kebobolan melalui sundulan Beto Goncalves pada menit 35. 2-0 Arema menambah keunggulan.

    Menghadapi kondisi buruk tersebut, membuat Subangkit kembali melakukan pergantian pemain, dengan memasukkan Jecky untuk menggantikan Sumardi, serta memasukkan Alan Martha menggantikan Mofu yang cedera di masa injury time. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil karena hingga turun minum kedudukan tetap tidak berubah 2-0 untuk Arema.

    Pada babak kedua pertandingan semakin menarik karena terjadi jual beli serangan. Tim tuan rumah berulang kali menyerang lini pertahanan Singo Edan, namun kokohnya barisan pertahanan yang digalang Igbonefo dan Purwaka Yudi selalu berhasil mementahkan setiap peluang yang tercipta.

    Bahkan, sang kapten Lancine Kone terlihat frustasi karena selalu gagal menembus daerah kotak penalti Arema. Sriwijaya FC pun harus menerima kenyataan dipermalukan tim tamu di hadapan pendukung sendiri setelah hingga akhir babak kedua gagal mencetak gol.

    Susunan pemain kedua tim:

    Sriwijaya:
    Fauzi Toldo; Sumardi, Vali Khorsadi, Abdoulaye Maiga, Erol Iba; Vendry Mofu (Alan Martha, 45'), Hafit Ibrahim (Syamsir Alam, 35'); Yohanis Nabar, Lancine Kone, Siswanto; Rizky Dwi Ramadhana.

    Arema:
    Kurnia Meiga; Thierry Gathuessi, Purwaka Yudi, Victor Igbonefo, Beny Wahyudi; Dendi Santoso (Samsul Arif, 46'), I Gede Sukadana, Ahmad Bustomi, Juan Revi (Hendro Siswanto, 90+2); Beto Goncalves (Irsyad Maulana, 82'), Cristian Gonzales.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.