Berlatih Lagi, Neymar dalam Pemulihan Tahap Akhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola FC Barcelona Neymar (tengah) meninggalkan lapangan karena terluka dalam pertandingan Copa del Rey melawan Getafe di stadion Coliseum Alfonso Perez, Madrid, Spanyol, Kamis (16/1). AP/Andres Kudacki

    Pesepak bola FC Barcelona Neymar (tengah) meninggalkan lapangan karena terluka dalam pertandingan Copa del Rey melawan Getafe di stadion Coliseum Alfonso Perez, Madrid, Spanyol, Kamis (16/1). AP/Andres Kudacki

    TEMPO.CO, Barcelona - Kondisi bintang Barcelona, Neymar da Silva Santos Júnior, dikabarkan telah membaik setelah mengalami cedera engkel tiga pekan lalu. Senin, 10 Februari 2014, ia mulai berlatih bersama para pemain Barcelona lainnya di Ciutat Esportiva.

    Barcelona dalam keterangan resminya menyatakan kondisi Neymar saat ini "sedang dalam proses pemulihan terakhir". Namun, belum bisa dipastikan apakah bintang Brasil itu akan turut dimainkan saat Barcelona menantang Real Sociedad dalam laga kedua Piala Copa del Rey, besok.

    Neymar mengalami cedera engkel ketika berlaga di ajang Copa del Rey melawan Getafe pada 16 Januari lalu. Sampai saat ini, ia telah melewatkan tujuh pertandingan Barcelona, baik di La Liga maupun di Copa del Rey. (Baca juga: Martino Harap Neymar Tak Cedera Serius)

    Meski begitu, Neymar telah menyumbang 10 gol dari 24 penampilannya sepanjang musim ini. Ia juga berperan besar menggantikan posisi yang ditinggalkan Lionel Messi ketika bintang Argentina itu harus absen lantaran cedera panjang.

    ESPN FC | DWI RIYANTO

    Berita lain:
    Pembuatan Akte Lahir, KTP, dan KK Kini Gratis
    Malam Ini Timnas U-19 Dijajal Tim Pra-PON Jateng
    Ahok Soal Busway: Enggak Kena Laut Kok Karatan?
    Bebas, Corby Diiming-imingi Rp 12 Miliar
    Panglima TNI Emoh Ganti Nama KRI Usman-Harun

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.