Indra Sjafri Incar Pemain Yogya untuk Timnas U-19

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U 19 Maldini Pali (15) dijaga dua pemain Pra PON DIY, dalam pertandingan uji coba di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2). Timnas U-19 menang tipis 3-2. TEMPO/Suryo Wibowo

    Pemain Timnas U 19 Maldini Pali (15) dijaga dua pemain Pra PON DIY, dalam pertandingan uji coba di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2). Timnas U-19 menang tipis 3-2. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional di bawah umur 19 tahun, Indra Sjafri, mengatakan tetap membuka peluang kehadiran pemain baru untuk memperkuat pasukannya. Perekrutan pemain anyar itu dia lakukan sembari menjalani rangkaian uji coba timnas U-19 dalam Tur Nusantara.

    Satu nama yang masuk lirikan Indra adalah Martinus Novianto, penyerang tim Pra-Pekan Olahraga Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta. Maklum, dia dua kali menjebol gawang timnas U-19 saat bertarung di Stadion Mandala Krida, pekan lalu. "Dia pemain bagus," kata Indra, Selasa, 11 Februari 2014. Dari empat uji tanding, hanya Pra-PON DIY yang mencetak lebih dari satu gol di gawang timnas U-19.

    Martinus bisa menjadi jawaban atas permasalahan timnas U-19. Sebelumnya, Indra mengatakan kelemahan pasukannya ada di lini depan. Indra juga mengatakan ada pemain PSS Sleman yang dia incar. PSS merupakan lawan tanding pertama mereka dalam tur ini. Bermain di Stadion Maguwoharjo, 3 Februari 2014, timnas U-19 menang 3-1.

    Saat ini timnas U-19 memiliki 29 pemain, termasuk kapten sekaligus otak penyerangan, Evan Dimas. Jumlah itu menyusut dari 40 orang yang dipanggil dalam seleksi awal di Malang, yang dimulai dua bulan lalu. Indra mengatakan kebanyakan pemain dicoret karena gagal menampilkan performa terbaiknya selama berada di pemusatan latihan. "Mereka tidak memahami cara bermain kami," katanya.

    Di bawah komando pelatih asal Lubuk Nyiur, Sumatera Barat, itu, timnas U-19 mengusung pola permainan dengan operan pendek dan cepat ala Barcelona. Martinus juga pernah dia panggil, namun tercoret dan masuk tim Pra-PON DIY. "Ada kalanya pemain yang terlempar dari pelatnas justru tampil apik ketika membela klub," ujar Indra.

    Dengan tambahan pemain, Evan Dimas cs harus semakin keras dalam berlatih. Sebab, sesuai ketentuan, Garuda Jaya hanya boleh membawa 23 pemain ke kompetisi Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober mendatang. "Kalau ada pemain yang tidak sesuai standar tentunya harus keluar," kata Indra.

    Evan Dimas dkk. memilliki banyak kesempatan untuk membuktikan diri. Timnas U-19 memiliki lebih dari sembilan pertandingan yang tersisa di Tur Nusantara sampai pertengahan bulan depan. Setelah itu, mereka beranjak ke Timur Tengah dan Eropa, juga untuk berlatih tanding.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita Lain
    4 Pesepakbola Wanita Iran Ternyata Lelaki
    Kapten Timnas Inggris Mencintai Sesama Jenis 
    Timnas U-19 Menang Tipis Atas Tim Pra Pon Jateng
    Indra Sjafrie: Permainan Timnas U-19 Tak Menurun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.