Atletico Tersingkir, Simeone Tetap Sanjung Pemain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Simeone. AP/Andres Kudacki

    Diego Simeone. AP/Andres Kudacki

    TEMPO.CO, Madrid - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menyanjung performa anak asuhnya meski tersingkir dari ajang Copa del Rey. Simeone mengapresiasi penampilan timnya, terutama pada paruh kedua, dalam pertandingan leg kedua babak semifinal melawan Real Madrid di Vicente Calderon, Rabu, 12 Februari 2014, dinihari tadi.

    “Saya menyukai reaksi tim pada babak kedua,” kata pelatih asal Argentina itu, seperti dilansir situs resmi klub, Clubatleticodemadrid.com. “Tidak mudah untuk memperlihatkan jati diri kami, bagaimana mereka mencoba bermain.”

    Secara khusus, Simeone menyanjung performa empat pemain gelandangnya. “Saya menyukai performa Koke, Cristian Rodriguez, Jose Sosa, dan Gabi,” ujar pelatih 43 tahun itu. Tiga nama pertama tampil selama 90 menit penuh, sementara Gabi bermain sejak menit ke-61.

    Setelah kalah 3-0 dari Madrid pada pertemuan pertama, Atletico mengawali 16 menit awal pertandingan kedua dengan kebobolan dua gol. Dua gol tersebut dibuat Cristiano Ronaldo dari titik penalti. Alhasil, Atletico semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.

    Meski tertinggal agregat 5-0, Atletico tetap tampil ngotot hingga peluit panjang berbunyi. Buktinya, Atletico mencatatkan sembilan tembakan, sedangkan Madrid hanya lima. “Tak mudah bermain dengan kesulitan yang kami miliki. Saya menghargai para pemain yang tak mempedulikan skor,” ujar Simeone.

    CADM | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Indra Sjafrie: Permainan Timnas U-19 Tak Menurun
    Ini Lima Masalah MU yang Harus Diselesaikan Moyes
    Indra Sjafrie: Lini Depan Timnas U-19 Perlu Dipoles
    Indra Sjafri: Tembakan Timnas U-19 Lemah
    Lawan MU, Wenger Waspadai Ancaman Van Persie


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.