Skrtel Kian Mantap Bersama The Reds  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Martin Skrtel melakukan selebrasi usai mencetak gol yang kedua saat menjamu Arsenal dalam laga Liga Premier Inggris di Anfield Stadium di Liverpool, Inggris, (8/2). REUTERS/Nigel Roddis

    Martin Skrtel melakukan selebrasi usai mencetak gol yang kedua saat menjamu Arsenal dalam laga Liga Premier Inggris di Anfield Stadium di Liverpool, Inggris, (8/2). REUTERS/Nigel Roddis

    TEMPO.CO, London - Bek Liverpool berkepala plontos asal Slovakia, Martin Skrtel, sempat berpikir hengkang dari klub berjuluk The Reds ini pada musim panas lalu. Namun dengan penampilan yang terus membaik, ia tegaskan bahwa daya tarik magnet klub berusia 121 tahun ini  membuatnya bertahan ketimbang hengkang.

    Bergabung dengan Liverpool sejak 2008, Skrtel memiliki gaya bermain lugas dan berani. Sejak awal ia disiapkan menjadi pengganti peran bek legendaries Liverpool, Jamie Carragher. Namun penampilannya yang buruk hampir sepanjang musim kompetisi 2012-2013 membuatnya tertekan.

    Apalagi manajer baru Liverpool, Brendan Rogers, membeli bek tengah asal Prancis, Mamadou Sakho; bek berpengalaman asal Pantai Gading, Kolo Toure; dan bek asal Portugal berusia 20 tahun, Tiago Ilori, pada musim panas lalu. Kepergian Skrtel ibarat tinggal memencet tombol saja.

    Namun cedera yang menimpa Toure pada September lalu serta kekhawatiran Daniel Agger dan Sakho juga tertimpa cedera serupa membuat Brendan Rogers tak punya pilihan lain. Ia “terpaksa” menampilkan Skrtel. Bek berusia 29 tahun ini pun selau dimainkan sejak awal setelah kemenangan Liverpool atas Oldham dalam Piala FA, Januari lalu.

    "Posisi saya serba sulit setelah akhir musim lalu hampir selalu dibangkucadangkan,” tutur Skrtel. Padahal selama ini dia tak pernah diperlakukan demikian di Liverpool. 

    Namun dia akui tak mudah baginya meninggalkan Liverpool. “Waktu itu terpikir oleh saya untuk hengkang, tapi tak mudah meninggalkan klub sehebat Liverpool. Ini merupakan satu di antara klub terhebat di dunia. Setelah enam tahun di sini, tak mudah mengatakan, ‘Baiklah, saya pergi.’ Apalagi setelah pertandingan Sabtu lalu, saya makin senang tinggal di sini,” ujar Skrtel yang mencetak dua gol saat Liverpool menggilas Arsenal 5-1 akhir pekan lalu.

    Pemain kelahiran Handlová, Cekoslowakia, 15 Desember 1984, ini menegaskan Liverpool merupakan klub besar. “Saya ingin membuktikan pada orang-orang bahwa saya dapat bermain untuk Liverpool dan saya bahagia tinggal bersamanya. Akan kita lihat bagaimana kiprah kami ke depan,” kata pemain yang memiliki tinggi badan 1,91 meter.

    Pemain yang telah 65 kali membela tim nasional Slovakia dengan lima kali mencetak gol ini juga mengaku telah berjanji pada dirinya sendiri akan berlatih lebih giat lagi dan tampil lebih baik lagi untuk The Reds. “Saya akan bermain habis-habisan untuk Liverpool sampai akhir musim ini,” katanya.

    ESPN | AGUS BAHARUDIN

    Berita terpopuler:
    Indra Sjafrie: Permainan Timnas U-19 Tak Menurun
    Ini Lima Masalah MU yang Harus Diselesaikan Moyes
    Indra Sjafrie: Lini Depan Timnas U-19 Perlu Dipoles
    Indra Sjafri: Tembakan Timnas U-19 Lemah
    Lawan MU, Wenger Waspadai Ancaman Van Persie


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.