Capello Kritik Kualitas Klub Seri A  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fabio Capello. AP/Kirsty Wigglesworth

    Fabio Capello. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Roma - Fabio Capello, pelatih yang sudah banyak makan asam garam di Seri A Liga Italia, mengkritik kualitas kompetisi tertinggi di negeri asalnya tersebut. Menurut pelatih tim nasional Rusia itu, kualitas Seri A saat ini sudah jauh menurun dan tidak bisa bersaing di tingkat Eropa.

    Salah satu alasan penilaian Capello atas menurunnya kualitas Seri A adalah Juventus. Juara bertahan Seri A itu tersingkir dari fase grup Liga Champions musim ini. "Juventus tampil bagus di Italia, dan hal buruk ketika mereka tersingkir," kata Capello.

    Sedangkan Milan memang lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, kata Capello, klub asuhan Clarence Seedorf itu harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Atletico Madrid. "Atletico adalah tim yang difavoritkan saat melawan Milan. Saya pernah melihat pertandingan mereka melawan Barcelona, dan mereka adalah tim hebat," ungkap Capello.

    Adapun raksasa Italia lainnya yang sedang absen dalam kompetisi Eropa adalah Inter Milan. Menurut pelatih 67 tahun itu, Inter harus berjuang dalam masa transisi dari pemilik baru. "Pergantian kepemilikan di Inter berdampak pada permainan tim. Hal semacam itu memiliki dampak yang rumit," kata Capello.

    Selain itu, Capello juga mengkritik penjualan pemain-pemain bintang ke luar Italia. Fiorentina melepas Stevan Jovetic ke Manchester City, AS Roma menjual Erik Lamela ke Tottenham Hotspur, dan Napoli melego Edinson Cavani ke Paris Saint-Germain.

    FOOTBALL ITALIA | JOKO SEDAYU

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions

    Berita Terpopuler:
    Inginkan Balotelli, Arsenal Rayu Mino Raiola
    Pasok Timnas U-19, SSB Semarang Dapat Penghargaan
    Peringkat Swiss Naik ke Posisi 6 FIFA
    PSSI Laporkan Apung ke Mabes Polri
    Kandaskan Persita, Arema Tak Terbendung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.