Timnas U-19 Vs PSIS, Tiket Dipasangi Foto Caleg

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Tim Nasional U-19 merayakan gol pertama dari Muchlis Hadi Ning Syaifulloh saat pertandingan ujicoba antara Tim Nasional U-19 melawan Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul, (5/2). Timnas U-19 menang 2-0.  TEMPO/Suryo Wibowo

    Para pemain Tim Nasional U-19 merayakan gol pertama dari Muchlis Hadi Ning Syaifulloh saat pertandingan ujicoba antara Tim Nasional U-19 melawan Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul, (5/2). Timnas U-19 menang 2-0. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono meminta panitia pelaksana (panpel) Tur Nusantara U-19, yang menggelar pertandingan timnas  U-19 melawan Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS), di Semarang meminta maaf secara terbuka dan tertulis ke PSSI. Tuntutan itu berkaitan dengan insiden pemasangan foto pribadi pengurus PSIS, Yoyok Sukawi, pada lembar tiket pertandingan.

    "PSSI baru mengetahui insiden itu Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB karena memang panpel pertandingan bukan di-handle PSSI," kata Joko.

    Menurut dia, pelaksanaan pertandingan dalam Tur Nusantara U-19 diserahkan kepada tuan rumah yang dikunjungi timnas U-19. Bahkan PSSI tidak mengutip biaya apa pun dari tuan rumah atas tur ini. Semua pengeluaran timnas U-19 dibiayai sendiri oleh PSSI, baik biaya hotel maupun tiket pesawat.

    "PSSI hanya melakukan supervisi saja, di bawah kendali football service. Dan semua panduan sudah diberikan ke panpel lokal," kata Joko lagi.

    Ia menyatakan insiden pemasangan foto calon legislator itu akan membuat PSSI bertindak tegas. Bahkan pertandingan di Semarang akan dibatalkan kecuali panpel setempat meminta maaf secara terbuka dan tertulis ke PSSI sebelum kickoff.

    Joko menyatakan PSSI mengeluarkan sikap keras itu demi melindungi tim nasional di semua level dari upaya politisasi. Sebab, menurut dia, upaya politisasi sepak bola atau menumpang demi pencitraan lewat medium sepak bola kerap terjadi. "PSSI harus tetap konsisten untuk tidak melakukan toleransi terhadap hal-hal tersebut," kata Joko.

    EDI FAISOL

    Berita Lain
    Indra Sjafrie: Semoga Timnas U-19 Dapat Tekanan 
    Timnas U-19 Akan Turunkan Muka Baru di Semarang 
    Jamu Timnas U-19, PSIS Siapkan 17 Pemain
    Indra Sjafri Incar Pemain Yogya untuk Timnas U-19
    Timnas U-19 Masih Harus Atasi Dua Kelemahan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.