Indra Syafri: Timnas U-19 dan PSIS Bersaudara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Indra Sjafri memberikan instruksi untuk mengganti pemain di babak kedua  pertandingan uji coba Timnas U-19 melawan tim Pra PON DIY di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2). TEMPO/Suryo Wibowo

    Pelatih Indra Sjafri memberikan instruksi untuk mengganti pemain di babak kedua pertandingan uji coba Timnas U-19 melawan tim Pra PON DIY di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2). TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Semarang - Tim nasional sepak bola usia di bawah 19 tahun, Timnas U-19, akhirnya menemui lawan sepadan. Garuda Jaya ditahan imbang PSIS Semarang, 1-1, di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis malam, 15 Februari 2014.

    Ini merupakan kali pertama Evan Dimas cs gagal memetik kemenangan di rangkaian pertandingan uji coba mereka. Sebelumnya, Timnas U-19 selalu menundukkan lawannya, mulai PSS Sleman dengan skor 3-1, Persiba Bantul (2-0), Pra-Pekan Olahraga Nasional Yogyakarta (3-2), dan Pra-PON Jawa Tengah (1-0).

    "Kali ini memang beda, 'kan bermain dengan saudara," ujar Indra Sjafri, pelatih Timnas U-19, usai pertandingan. Semarang memang memiliki kedekatan dengan Garuda Jaya. Dua anak asuk Indra berasal dari kota Lumpia itu, yaitu kiper Awang Seto dan gelandang sayap David Maulana. Kamis lalu, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia memberikan bantuan pada dua sekolah sepak bola di Semarang karena dianggap berjasa memasok pemain ke Timnas U-19.

    PSIS pernah tampil sebagai kekuatan utama di sepakbola Indonesia. Di Liga Indonesia 2005, mereka mengakhiri musim di peringkat 3. Sayang, Pasukan Mahesa Jenar harus terdegradasi dari Liga Super pada 2009.

    Indra mengatakan saudara mereka itu berhasil membuat anak-anak asuhnya mengasah otak dan tenaga untuk meningkatkan kreativitas serangan, sesuatu yang tidak begitu terlihat di empat laga sebelumnya. "Ada kemajuan di lini tiga (depan)," katanya.

    Gol tercipta di menit menit 62 lewat tendangan Ilham Udin Armayn. Gol tersebut berawal dari pergerakan penyerang Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, yang lolos dari jebakan offside PSIS di sayap kanan, lawan memberi umpan silang ke Ilham yang berdiri bebas.

    PSIS, yang bermain di hadapan lebih dari 20 ribu suporternya, juga terus memberi tekanan pada barisan pertahanan Timnas U-19. Hal ini sesuai harapan Indra, yang menyebut empat kemenangannya diperoleh karena minimnya serangan ke benteng Garuda Jaya.

    Akibatnya, beberapa menit setelah gol Ilham Udin, Muhamad Sahrul Kurniawan menjebol gawang sendiri, yang dijaga kiper Awan Seto. "Timnas kali ini mendapat lawan baru, salah satu permainan yang paling tangguh," kata Indra.

    Senada dengan Indra, pelatih PSIS Eko Riyadi puas atas hasil imbang tersebut. Menurut dia , pertandingan uji coba itu digelar bukan untuk mendapatkan kemenangan. "Namun untuk evaluasi dan uji kemampuan untuk menghadapi kompetisi lebih lanjut," katanya.

    EDI FAISOL

    Berita terpopuler:
    Timnas U-19 Ditahan Imbang PSIS
    Persipura Curi Poin Kedua dari Putra Samarinda
    Fernandinho Berharap Tampil di Piala Dunia 2014
    Hujan Abu, Persik Libur Latihan
    Arsenal Tak Sabar Balas Liverpool


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPnBM Nol Persen, Cara Mudah Hitung Harga Mobil Baru Honda Brio

    Harga baru berlaku setelah penerapan PPnBM Nol Persen mulai Senin, 1 Maret 2021. Diskon terhadap PPnBM ini berlaku pula untuk Honda Brio.