Pelita Bandung Raya Ditahan Persija Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Pelita Bandung Raya, Bambang Pamungkas berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC, Rizky Dwi Ramadhan dalam pertandingan ISL di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. (6/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Pelita Bandung Raya, Bambang Pamungkas berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC, Rizky Dwi Ramadhan dalam pertandingan ISL di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. (6/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Sempat unggul dua gol, Pelita Bandung Raya akhirnya ditahan Persija Jakarta 2-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 17 Februari 2014. Persija menyamakan kedudukan menjelang akhir babak kedua, salah satunya lewat hukuman tendangan 12 pas yang kontroversial.

    Dua gol The Boys Are Back--julukan Pelita Bandung Raya--diborong striker legendaris Bambang "Bepe" Pamungkas pada menit ke-39 dan menit ke-66. Sedangkan dua gol balasan Macan Kemayoran dilesakkan striker Ivan Bosnyak pada menit ke-71 dan menit ke-82 melalui tendangan penalti.

    Mendominasi laga hampir sepanjang babak pertama, Bandung Raya berhasil mencetak gol pertama setelah sedikitnya membuang empat peluang emas di sekitar kotak penalti lawan.

    Gol berawal dari umpan tandukan kapten Gaston Castano ke tengah kotak penalti. Bepe yang lolos dari kawalan para bek lawan langsung menyambutnya dengan sontekan ke arah gawang. Bola melesat tanpa mampu lagi diantisipasi kiper Macan Kemayoran, Andritany. Bandung Raya pun memimpin 1-0 hingga babak pertama berakhir.

    Memasuki babak kedua, anak-anak Persija langsung menggedor lini pertahanan tuan rumah. Dalam sepuluh menit pertama, mereka setidaknya tiga kali memborbardir lini pertahanan Bandung Raya melalui Ivan Bosnyak, Rahmad Affandi, dan Ramdani Lestaluhu. Namun mereka gagal menyamakan kedudukan.

    Bukannya mencetak gol, mereka malah kembali kebobolan. Pada menit ke-66, aksi gemilang Bepe menambah keunggulan Bandung Raya. Memanfaatkan umpan Mushafri dari kiri kotak penalti lawan, tembakan keras mantan bintang Persija ini kembali menjebol gawang kiper Andrytany.

    Namun anak-anak Macan belum menyerah. Lima menit berselang, striker Rahmad Afandi tiba-tiba terjatuh di dalam kotak penalti lawan setelah berduel dengan bek Wildansyah. Wasit pun menunjuk titik putih.

    Ivan Bosnyak yang didapuk mengeksekusi hadiah tendangan penalti menunaikan tugas dengan baik. Tembakan kerasnya mengecoh kiper Denis Romanov dan langsung memperkecil ketertinggalan Persija. Skor berubah menjadi 1-2.

    Anak-anak Bandung berupaya menambah lagi keunggulan. Namun kerja sama David Laly, Pellu, dan Gaston pada menit ke-74 berhasil dibendung kiper Persija. Selang tiga menit, Mushafri ditarik ke luar lapangan. Dia digantikan Wawan Febrianto yang langsung menempati posisi sayap kiri.

    Posisi Mushafri di sayap kanan kini diisi David Laly, yang sebelumnya beroperasi di sayap kiri. Keluarnya Mushafri dan berpindahnya posisi Laly rupanya dimanfaatkan betul oleh anak-anak Persija. Hasilnya, pada menit ke-82, Macan Kemayoran berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penyerang April Hadi.

    Gol  berawal dari tusukan bek dan sayap kanan mereka di sisi kiri pertahanan Bandung Raya. Bek kawakan Ismed Sofyan lalu melepaskan umpan dari pojok kiri pertahanan Bandung ke tengah kotak penalti. Umpan disambut tandukan April dan gagal diantisipasi kiper Denis. Skor imbang 2-2 ini bertahan hingga babak kedua berakhir.

    ERICK P. HARDI


    Baca juga:

    Arsenal Sukses Balas Dendam ke Liverpool

    Tekuk Getafe, Madrid Tempel Barcelona 

    Inilah Susunan Pemain Arsenal Vs Liverpool

    Bekuk Chievo, Juventus Mantap di Puncak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.