Fakta-fakta Menarik Juventus Vs Trabzonspor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Juventus menunduk setelah timnya dikalahkan oleh Galatasaray pada pertandingan Liga Champions di stadion TT Arena Stadium di Istanbul, Turki (11/12).   (AP Photo)

    Sejumlah pemain Juventus menunduk setelah timnya dikalahkan oleh Galatasaray pada pertandingan Liga Champions di stadion TT Arena Stadium di Istanbul, Turki (11/12). (AP Photo)

    TEMPO.CO, Turin - Juventus akan menjamu Trabzonspor dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Juventus Stadium, Jumat dinihari, 21 Februari 2014. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di kancah Eropa. Berikut ini fakta menarik kedua tim untuk pertandingan nanti.

    Juventus mencatat dua kemenangan dan dua kali imbang dalam empat pertandingan melawan tim Turki di Turin. Namun, ketika bermain di Turki, Juventus mencatat satu kali kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah. Terakhir Juventus kalah 1-0 di Istanbul dari Galatasaray.

    Sedangkan Trabzonspor mencatat satu kali menang, tiga kali imbang, dan dua kali kalah dalam enam pertandingan melawan tim Italia di Trabzon. Sedangkan di Italia, Trabzonspor mencatat dua kali menang, dua kali imbang, dan dua kali kekalahan.

    Sejak Agustus 2004, hanya ada satu tim yang bisa mengalahkan Juventus di Turin dalam kompetisi Eropa. Bayern Muenchen mengalahkan Juventus 1-4 pada fase grup Liga Champions musim 2009/10 dan 0-2 pada babak perempat final musim 2012/13.

    Trabzonspor tidak pernah kalah dalam 12 pertandingan Liga Europa musim ini. Trabzonspor mencatat sembilan kali kemenangan dan tiga kali imbang.

    Juventus Stadium akan menjadi stadion partai final Liga Europa musim ini. Jika menjadi juara, Juventus mengkuti jejak Feyenoord yang menjadi juara di Rotterdam pada 2002/03. Saat itu Feyenoord mengalahkan Borussia Dortmund 3-2 di Feijenord Stadium.

    Bek Juventus, Martin Caceres, dan penyerang Trabzonspor, Didier Zokora, pernah bermain satu tim di Sevilla pada musim 2010/11.

    Andrea Pirlo sudah mencatat 121 pertandingan di kompetisi Eropa. Catatan itu menjadikan dia sebagai pemain yang paling sering bermain dalam ajang Eropa dibandingkan dengan pemain lain yang berada di babak 32 besar Liga Europa musim ini.

    Pelatih Juventus, Antonio Conte, adalah tiga dari pelatih di babak 32 besar Liga Europa yang pernah menjuarai Piala UEFA sebagai pemain. Saat ini adalah pelatih PAOK, Huub Stevens, yang menjadi juara pada 1978 bersama PSV dan pelatih Ajax, Frank de Boer, yang menjadi juara pada 1992 bersama Ajax.

    Berikut ini data pertandingan kedua tim.

    Catatan pertandingan Juventus melawan tim Turki:
    11/12/2013 Galatasaray 1-0 Juventus
    02/10/2013 Juventus 2-2 Galatasaray
    02/12/2003 Galatasaray 2-0 Juventus
    17/09/2003 Juventus 2-1 Galatasaray

    Catatan pertandingan Trabzonspor melawan tim Italia:
    12/12/2013 Lazio 0-0 Trabzonspor
    03/10/2013 Trabzonspor 3-3 Lazio
    22/11/2011 Trabzonspor 1-1 Inter Milan
    14/09/2011 Inter Milan 0-1 Trabzonspor

    Lima pertandingan terakhir Juventus di Liga Europa:
    16/12/2010 Juventus 1-1 Man City
    01/12/2010 Lech Poznan 1-1 Juventus
    04/11/2010 Juventus 0-0 Salzburg
    21/20/2010 Salzburg 1-1 Juventus
    30/09/2010 Man City 1-1 Juventus

    Lima pertandingan terakhir Trabzonspor di Liga Europa:
    12/12/2013 Lazio 0-0 Trabzonspor
    28/11/2013 Trabzonspor 4-2 Apollon
    07/11/2013 Legia 0-2 Trabzonspor
    24/10/2013 Trabzonspor 2-0 Legia
    03/10/2013 Trabzonspor 3-3 Lazio

    UEFA | SOCCERWAY | JOKO SEDAYU

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Lain:
    Tak ada Nama Andik di Seleksi Timnas U-23
    AC Milan Vs Atletico: Turunkan Skuad Terbaik
    Jadwal Pertandingan dan Siaran Bola Malam Ini
    PSSI Jamin Pemilu Tak Ganggu Liga
    Tekuk Arsenal, Lahm: Muenchen Belum Aman


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.