Manchester City Menang Tipis Atas Stoke  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yaya Toure merayakan golnya, dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga antara Manchester City dan West Ham di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, (9/1). AP/Jon Super

    Yaya Toure merayakan golnya, dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga antara Manchester City dan West Ham di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, (9/1). AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Manchester City mematahkan perlawanan Stoke, 1-0, di lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu malam, 22 Februari 2014. Bermain di hadapan sekitar 47 ribu Citizens di Stadion Etihad, Manchester, tuan rumah butuh 70 menit untuk mencetak sebiji gol, yang lahir dari kaki Yaya Toure.

    City mendominasi pertandingan dengan 75 persen penguasaan bola. Mereka juga melesakkan 7 kali tembakan ke gawang Asmir Begovic.

    Setelah babak pertama berkesudahan dengan skor kacamata, pelatih City, Manuel Pellegrini menarik keluar Alvaro Negredo, di menit 56. Penyerang Spanyol itu nyaris tanpa kontribusi dan digantikan Stefan Jovetic. Namun, penyerang pengganti asal Montenegro itu cuma bertahan 12 menit sebelum digantikan Javi Garcia karena cedera.

    Tekad Pellegrini meraih poin penuh di kandang semakin terlihat dengan masuknya Jesus Navas di menit 63. Pemain sayap asal Spanyol itu menggantikan Fernandinho, yang bertipe gelandang bertahan. Navas menempati sayap kanan dan menggeser David Silva ke tengah. Alur serangan City menjadi semakin beragam, yaitu lewat Navas di kanan, Samir Nasri di kiri, dan Silva di tengah.

    Meski terus dikurung, Stoke menolak tunduk. Di bawah komando Ryan Shawcross, mereka mengandalkan kekuatan fisik dari pemainnya yang memiliki tinggi rata-rata di atas 1,85 meter. Peter Odemwingie, penyerang sayap mereka, bahkan sering terlihat berperan sebagai bek kanan tambahan.

    Pertahanan kokoh Stoke runtuh di menit 70. Umpan mendatar Aleksandar Kolarov--bek kiri yang rajin menyerang--disambut Toure berdiri sekitar 5 meter dari gawang Stoke.

    Di menit 73, City hampir menggandakan keunggulan. Umpan datar Navas kepada Edin Dzeko, yang bediri bebas dua meter di depan gawang, nyangkut di kaki penyerang yang telah mencetak 17 gol di musim ini tersebut. "Bagaimana bisa dia melewatkan kesempatan itu," ujar John Dykes, komentator pertandingan, seperti disiarkan BeIN Sport. Dzeko, 27 tahunasal Bosnia-Herzegovina, melampiaskan kekesalannya dengan menendang tiang gawang. Hingga wasit Chris Foy meniup peluit panjang, skor tetap 1-0.

    The Potters, julukan Stoke, menjadi tim dengan rekor tandang terburuk di Liga Primer Inggris. Mereka hanya mendulang 6 poin dalam 14 pertandingan di luar Stadion Britannia, kandang mereka. Peter Crouch cs terakhir menang tandang Agustus lalu, saat menundukkan West Ham di London. Selanjutnya, mereka menelan 9 kekalahan dan 3 seri.

    Di pertandingan lain, Chelsea menang 1-0 atas Everton dan Arsenal menghajar Sunderland, 4-1. Hasil tersebut tidak mengubah komposisi di papan atas Liga Primer. Chelsea tetap di puncak dengan nilai 60, diikuti Arsenal, 59, dan City, 57.

    Susunan Pemain:

    Manchester City (4-4-2)
    Kiper: Hart
    Bek: Zabaleta, Demichelis, Kompany, Kolarov
    Tengah: Silva, Toure, Fernandinho, Nasri
    Depan: Negredo (Jovetic, menit 56, digantikan Garcia di menit 68), Dzeko

    Stoke (4-4-2)
    Kiper: Begovic
    Bek: Pieters, Cameron, Shawcross, Wilson
    Tengah: Odemiwingie, Adam, Whelan, Arnautovic (Palacios, menit 69)
    Depan: Crouch, Walters (Ireland, menit 78)

    GOAL | REZA MAULANA

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Lain:
    Timnas U-23 Tantang Malaysia di Yogyakarta
    Timnas U-19 Ditahan Pra-PON Jatim, Pelatih Puas
    Luis Suarez Bidik Liga Champions


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.