Rooney Antusias Main Bareng 'Fantastic Four'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin Van Persie dan Wayne Rooney. AP/Jon Super

    Robin Van Persie dan Wayne Rooney. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Manchester United kini memiliki fantastic four. Namun, fantastic four di MU bukan tokoh tim pahlawan super, melainkan kuartet Wayne Rooney, Robin van Persie, Juan Mata, dan Adnan Januzaj. Keempatnya tampil bersama sejak awal untuk pertama kalinya ketika MU menang 2-0 atas Crystal Palace, Ahad lalu.

    Empat pemain tersebut tampil mengesankan dalam pertandingan yang dihelat di Selhurst Park itu. Dua pemain di antaranya, Rooney dan Van Persie, mencetak gol kemenangan sekaligus mengantarkan The Red Devils naik satu peringkat ke posisi keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris. (Baca: Bergaji Rp 800 Juta Per Hari, Rooney Mata Duitan?)

    Rooney mengaku sangat antusias bermain bersama tiga rekannya itu. “Kami telah bekerja keras dalam sesi latihan untuk melakukan itu,” kata Rooney, seperti dilansir Express. “Kami memastikan untuk menjaga bola lebih baik di sekitar kotak penalti lawan, kemudian berusaha menciptakan peluang.”

    Meski begitu, Rooney mengklaim kerja sama dengan ketiga rekannya itu bisa terjalin lebih baik lagi. Jika kuartet MU tersebut lebih sering lagi bermain bersama, keempatnya diyakini akan semakin padu.

    “Saya pikir kami melakukannya dengan baik,” ujar pemain yang besar dari akademi Everton itu. “Hal ini bisa lebih baik lagi. Namun saya pikir kami melakukannya dengan baik. Saya sangat senang.”

    EXPRESS | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Demi Risma, Evan Dimas Janji Tandatangani 250 Kaos
    Liverpool Terus Tempel Manchester City
    Barca Kalah, Martino Buat Dua Kesalahan
    90 Menit Chelsea Putus Pertemanan dengan Drogba
    Hasil Undian Kualifikasi Euro 2016


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.