Menimbang Peluang MU Menangi Liga Champions

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Manchester United berlatih bersama di lapangan latihan Carrington di Manchester, Inggris, (24/2). (AP Photo/Jon Super)

    Sejumlah pemain Manchester United berlatih bersama di lapangan latihan Carrington di Manchester, Inggris, (24/2). (AP Photo/Jon Super)

    TEMPO.CO, Lodnon – Pelatih Manchester United, David Moyes, sering mengatakan pasukannya kurang beruntung musim ini. Tapi, ia tak bisa mengeluh dengan hasil undian 16 Besar Liga Champions yang mempertemukan MU dengan klub Yunani, Olympiacos.

    Dan, tentu saja, sebelumnya Setan Merah dinaungi dewi fortuna sehingga bisa finis sebagai juara grup.

    Nasib ini bertolak belakang dengan yang dialami dua wakil Inggris lainnya, Manchester City dan Arsenal, yang hanya finis di peringkat kedua. Buntutnya, kedua tim tersebut masing-masing harus bertemu Barcelona dan Bayern Muenchen di babak 16 Besar dan kini terancam tersingkir.(Baca: Olympiakos Tak Sabar Hadapi Manchester United)

    Tapi, MU lebih beruntung karena mendapat lawan sekelas Olympiacos dibandingkan Chelsea yang bertemu Galatasaray atau Borussia Dortmund yang dihadapkan dengan Zenit St Petersburg.

    Meski begitu, Olympiacos juga tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka unggul 20 poin di puncak klasemen Liga Super Yunani. Mereka juga hanya menelan dua kekalahan sepanjang musim ini,yaitu dalam kedua pertemuan dengan Paris Saint-Germain di fase grup Liga Champions kendati mereka telah ditinggalkan penyumbang gol terbanyak, Kostas Mitroglou, yang hijrah ke Fulham Januari lalu.

    MU pernah empat kali bertemu Olympiacos di Liga Champions dan selalu keluar sebagai pemenang dengan mencatat tiga clean sheets dan kebobolan hanya dua gol.

    MU menang 3-0 dalam duel di Old Trafford pada Oktober 2001 dan 4-0 di tempat yang sama setahun kemudian.

    Tim Yunani lainnya, Panathinaikos, tak lebih baik dari Olympiacos. Dalam empat pertemuan dengan MU, Panathinaikos menelan tiga kekalahan dan sekali bermain imbang yaitu pada Maret 2001 dengan skor 1-1.

    Duel kontra Olympiacos merupakan pertandingan di mana MU diyakini bakal menjadi pemenang. Tapi, para suporter The Red Devils telah mendapat pelajaran bahwa tak ada jaminan apapun musim ini.

    West Bromwich Albion, Everton, dan Newcastle United, adalah tim-tim yang tak terbiasa menang di Old Trafford. Stoke City bahkan tak pernah sekalipun mengalahkan MU. Tapi, situasi itu kini tak lagi berlaku.

    Kendati demikian, MU punya modal yang cukup untuk lolos ke perempat final meski mereka tak akan bisa mengandalkan gelandang baru, Juan Mata, tak bisa tampil di Liga Champions karena sudah memperkuat Chelsea di kompetisi ini sebelumnya musim ini.

    Jika itu terjadi, MU mungkin akan tumbang oleh Barcelona atau Real Madrid. Tapi, tak tertutup pula kemungkinan mereka terus melaju hingga menjadi juara.

    Memang terkesan janggal untuk menjagokan sebuah tim yang menempati posisi keenam di klasemen Premier League, menjadi juara Liga Champions. Tapi, seperti yang pernah dikatakan Moyes di program Manchester Evening News, Liverpool dan Chelsea pernah memenangi gelar paling bergengsi di Eropa tersebut setelah mereka finis di luar posisi 4 Besar di Premier League.

    Memang tak selalu tim-tim terbaik yang lolos ke final Liga Champions dan sukses Liverpool pada 2005 menunjukkan bahwa pada kompetisi yang menerapkan sistem gugur, setiap tim memiliki peluang yang sama.

    Memenangi Liga Champions musim ini akan sangat sulit bagi MU terutama karena keberadaan tim-tim tangguh seperti Muenchen, Barcelona, Madrid, dan Paris Saint-Germain.

    Tapi, MU pernah menunjukkan penampilan terbaik mereka di kompetisi ini musim ini.Jika Wayne Rooney dan Robin van Persie dalam kondisi bugar dan produktif, MU berpeluang mengalahkan siapa saja.

    Dan dengan sedikit keberuntungan, MU punya peluang untuk merebut trofi Liga Champions untuk keempat kalinya.

    BLEACHERREPORT | A. RIJAL

    Berita Lain
    Demi Risma, Evan Dimas Janji Tandatangani 250 Kaos
    Lawan Timnas U-19, Risma Ancam Piting Persebaya 
    Bertemu Timnas U-19, Risma: Bahagia Banget
    Bergaji Rp 800 Juta Per Hari, Rooney Mata Duitan? 
    Ujian, Tandem Evan Dimas Absen di Timnas U-19  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.