Wenger: Liga Primer Paling Sulit di Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger.  REUTERS/Darren Staples

    Arsene Wenger. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, London - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, berpendapat Liga Primer Inggris sebagai liga yang memiliki persaingan paling ketat di dunia. Hingga pertandingan ke-27, pimpinan klasemen sementara Liga Primer, Chelsea, hanya unggul satu poin dari peringkat kedua yang diduduki Arsenal. Bahkan Chelsea hanya unggul empat poin dari peringkat kempat, yakni Liverpool.

    Melihat catatan tersebut, Wenger menilai menjadi juara Liga Primer sangat sulit. Pasalnya, selain tipisnya perbedaan poin di papan atas klasemen, setiap tim di Liga Primer berkemungkinan untuk saling mengalahkan. "Kami tidak berspekulasi banyak untuk hasil lain," kata Wenger.

    "Jika saya boleh jujur, bagi saya, Liga Primer adalah liga yang paling sulit di dunia. Karena di sini adalah satu-satunya liga yang memiliki tim bagus dari peringkat satu sampai 20," ujar manajer asal Prancis itu.

    Penilaian Wenger memang benar. Pasalnya, juara bertahan Liga Primer musim lalu, Manchester United, justru terlempar dari posisi empat besar. Skuad asuhan David Moyes itu kini berada di posisi kedelapan, dengan selisih 15 poin dari Chelsea.

    Kini, tim asuhan Wenger akan bertandang ke markas Stoke City untuk melakoni pertandingan ke-28 pada Minggu, 2 Maret 2014. Meskipun berada di posisi ke-15, Stoke bukan lawan mudah. Stoke mampu mengalahkan MU 2-1, sedangkan Chelsea dan Manchester City hanya bisa mencatat kemenangan tipis 1-0 atas Stoke.

    THE SPORT REVIEW | JOKO SEDAYU

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Jelang Laga, Buffon Puji Kiper Trabzonspor
    Lawan Trabzonspor, Juventus Akan Rotasi Pemain
    Benitez: Leg Kedua, Napoli Tak Boleh Kebobolan
    Juventus Tak Akan Main Bertahan di Trabzonspor
    Swansea Akan Tampil Menyerang di Kandang Napoli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto