Jamu Timnas U-19, Kota Batu Gratiskan Pertandingan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryuji Utomo Prabowo merayakan gol di babak kedua saat pertandingan uji coba antara Timnas U 19 dan tim Pra PON DIY di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2/2014). TEMPO/Suryo Wibowo.

    Ryuji Utomo Prabowo merayakan gol di babak kedua saat pertandingan uji coba antara Timnas U 19 dan tim Pra PON DIY di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, (7/2/2014). TEMPO/Suryo Wibowo.

    TEMPO.CO, Batu - Tim nasional sepak bola di bawah usia 19 tahun (timnas U-19) menantang Persikoba di Stadion Gelora Brantas, Batu, Jawa Timur, Jumat malam, 28 Februari 2014. Pemerintah kota tersebut menggratiskan tiket pertandingan.

    "Kami tidak memikirkan keuntungan finansial," kata Sinal Abidin, ketua panitia pelaksana pertandingan. "Kami hanya ingin memberikan dukungan pada timnas U-19 sekaligus menyenangkan masyarakat."

    Penggemar timnas U-19 dan Persikoba bisa menyaksikan tontonan gratis itu dari tribun kelas ekonomi. Kapasitas Gelora Brantas mencapai 15 ribu, namun panitia pertandingan hanya mencetak 1.500 tiket VIP yang dibanderol Rp 15 ribu. "Untuk merangsang warga Batu memenuhi stadion," kata Sinal.

    Keputusan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tersebut berbanding terbalik dengan panita laga timnas U-19 di Banyuwangi, yang malah memahalkan tiket di pertandingan yang berlangsung di Stadion Diponegoro, Senin mendatang. Kedua pertandingan yang merupakan bagian dari Tur Nusantara Timnas U1-9 ini tidak disiarkan televisi.

    Batu merupakan kota berpopulasi 200 ribu penduduk yang terdiri atas tiga kecamatan. Kota yang diapit lima gunung ini baru berdiri sebagai wilayah administratif pada 2001 setelah lepas dari Kabupaten Malang.

    Batu menjadi rumah bagi timnas U-19 setelah pelatih Indra Sjafri memilih kota di ketinggian 900 meter dari permukaan laut ini sebagai pusat pemusatan latihan sejak Desember lalu. Sinal, yang juga Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Batu, mengajak warga kota itu untuk berbangga diri karena memiliki timnas U-19, juara Asia Tenggara, yang akan berlaga di Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober nanti.

    Meski panitia memprediksi penonton akan membanjiri Stadion Gelora Brantas, mereka hanya menyiapkan 150 personel dari Kepolisian Resor Batu, Komando Distrik Militer 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, serta Satuan Polisi Pamong Praja yang mengirim anggota Perlindungan Masyarakat. "Kami minta penonton tertib dan jangan membawa flare," kata Sinal. (Baca: Evan Dimas Keluhkan Flare di Surabaya)

    ABDI PURMONO

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Olahraga Lain:
    Sukses Gaet Vidic, Inter Bidik Sagna
    Moyes Dipertahankan Manchester United
    Drogba: Galatasaray Bisa Singkirkan Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.