Timnas U-19 Dipaksa Bertahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas Indonesia U19 Dimas Drajad terjatuh usai berebut bola dengan pesepakbola Persikoba Kota Batu  dalam laga tour Nusantara Timnas U19 di stadion  Brantas Kota Batu, Jawa Timur (28/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepak bola Timnas Indonesia U19 Dimas Drajad terjatuh usai berebut bola dengan pesepakbola Persikoba Kota Batu dalam laga tour Nusantara Timnas U19 di stadion Brantas Kota Batu, Jawa Timur (28/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Tuan rumah Persewangi Banyuwangi bukan saja mampu mengimbangi tim nasional U-19 dengan skor 0-0 pada babak pertama, Senin, 3 Maret 2014, tapi mereka juga mendominasi. Akibatnya, timnas U-19 harus bermain bertahan dengan baik untuk menghalau serangan yang membahayakan gawang mereka.

    Satu tendangan dari pemain Persewangi bahkan nyaris membobol gawang timnas U-19 ketika membentur mistar gawang kiper Rafi Murdianto. Setelah itu, Rafi masih bisa menepis tembakan. Bola yang muntah disambar oleh penyerang Persewangi, Trubus Gunawan, dan masuk. Namun wasit menyatakan Trubus lebih dulu berada dalam posisi offside.

    Timnas U-19 baru bisa keluar dari tekanan lawan pada pertengahan babak pertama. Skuad tim berjulukan Garuda Muda Indonesia ini berhasil menguasai lini tengah.

    Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan timnas U-19 menghadapi babak putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober 2014. Rafi dan kawan-kawan cukup menembus semifinal untuk bisa tampil dalam Piala Dunia U20 di Selandia Baru 2015.

    IKA NINGTYAS

    Berita Terpopuler:
    SBY Interupsi Debat 'Ngelantur' Konvensi Demokrat
    Mega Putuskan Jokowi Capres Sejak Dua Pekan Lalu?
    Kekurangan Wali Kota Risma Versi Survei Unibraw  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.