Juventus Memimpin 1-0

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Juventus Andrea Pirlo (kanan) memperebutkan bola dengan pesepak bola Trabzonspor Didier Zokora dalam pertandingan Liga Eropa, di Stadion Juventus, Turin, Italia, Kamis (20/2). AP/Massimo Pinca

    Pesepak bola Juventus Andrea Pirlo (kanan) memperebutkan bola dengan pesepak bola Trabzonspor Didier Zokora dalam pertandingan Liga Eropa, di Stadion Juventus, Turin, Italia, Kamis (20/2). AP/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, Turin - Penyerang dari Ghana, Kwadwo Asamoah, akhirnya memecahkan kebuntuan Juventus menghadapi tamunya, Fioretina, dalam pertandingan Seri A Liga Italia, Minggu, 9 Maret 2014. Setelah bermain tanpa gol sampai menjelang babak pertama berakhir, Asamoah akhirnya berhasil membobol gawang Fiorentina pada menit ke-42.

    Gol ini membawa Juventus memimpin 1-0 sampai babak pertama berakhir. Klub berjuluk Nyonya Besar ini terus memimpin klasemen. Saat ini, mereka meraih nilai 69 dari 26 pertandingan. Jika mampu mempertahankan kemenangan ini, Nyonya Besar akan meraup nilai 72 dari 27 laga. Mereka unggul cukup jauh yaitu 11 poin dari peringkat kedua, AS Roma.  

    Sedangkan Fiorentina saat ini menempati peringkat keempat dengan nilai 45 dari 25 pertandingan. Pemain Juventus, Arturo Vidal, sudah mendapat kartu kuning ketika pertandingan baru berjalan 12 menit.

    Adapun Roma juga akan bertanding hari ini di kandang Napoli. Inter Milan yang menempati peringkat kelima akan menjamu peringkat kesembilan Torino. Presiden Inter, Erick Thohir, berharap klubnya mampu menembus zona Liga Champions dengan menggeser Fiorentina. Ini sebabnya Inter harus menang hari ini.

    ESPN SOCCERNET | LIVE SCORE | PRASETYO

    Berita Terpopuler
    Tersangka Pembunuh Ade Sara Tertawa Saat Diperiksa, Pengacara Bingung
    Ternyata Ahok Bisa Disuap
    KBRI Klarifikasi WNI di Malaysia Airlines Hilang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.