Erick Thohir: Zanetti Akan Jadi Pelatih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Javier Zanetti. AP/Luca Bruno

    Javier Zanetti. AP/Luca Bruno

    TEMPO.CO, Milan - Presiden Inter Milan, Erick Thohir, mengisyaratkan kapten Inter, Javier Zanetti, akan menjadi staf pelatih seusai musim kompetisi 2013-2014. "Zanetti adalah seorang pemain yang hebat. Saya ingin dia berfokus untuk musim ini (sebagai pemain) dan dia setuju. Masih ada tiga bulan lagi dan setelah musim ini ia bisa bergabung dengan keluarga (Inter)," kata Erick saat menyaksikan timnya mengalahkan Torino 1-0 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Ahad, 9 Maret 2014.

    Zanetti, 40 tahun, sudah membela Inter selama 19 tahun sejak 1995 sebagai bek kanan dan gelandang bertahan. Pemain ini juga membela tim nasional Argentina tujuh tahun dan mundur dari tim nasionalnya pada 2011. Kesetiaannya kepada Inter setelah meninggalkan Liga Argentina bersama klub Atletico Banfield dan Talleres memang mengundang pujian. Apalagi, ia mampu tampil konsisten di lapangan sampai pada usianya sekarang.

    Di sisi lain, kemenangan melalui gol pemain asal Argentina, Rodrigo Palacio, ini memang belum mendongkrak posisi Inter dari peringkat kelima Seri A Liga Italia. Namun selisih nilai mereka dengan urutan keempat, Fiorentina, hanya satu poin. Dalam sebelas pertandingan tersisa di Seri A musim ini, tim milik Erick ini punya peluang besar untuk masuk empat besar sehingga bisa meraih tiket ke Liga Champions.

    Bagi Erick, bila Inter berhasil masuk zona Liga Champions, ini akan menjadi kesuksesan pertama pengusaha 43 tahun asal Indonesia yang menjadi presiden klub raksasa di Italia ini sejak November 2013.

    TRIBALL FOOTBALL | ESPN SOCCERNET | PRASETYO 

    Berita Terpopuler

    5 Akal Bulus Sejoli Pembunuh Ade Sara
    Potongan Bodi Malaysia Airlines Ditemukan
    Sejoli Bersaing Siksa Ade Sara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.