Jadi Underdog Lawan Barcelona, City Optimistis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Manchester City Samir Nasri (tengah) bersama rekan-rekannya usai menjebol gawang Chelsea pada laga Piala FA di stadion Etihad di Manchester, Inggris (15/2). REUTERS/Darren Staples

    Selebrasi pemain Manchester City Samir Nasri (tengah) bersama rekan-rekannya usai menjebol gawang Chelsea pada laga Piala FA di stadion Etihad di Manchester, Inggris (15/2). REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, Manchester - Manchester City menikmati posisinya sebagai underdog saat menyambangi Barcelona di Stadion Camp Nou, Kamis dinihari, 13 Maret 2014. Tuan rumah mengantongi keunggulan 2-0 hasil kemenangan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa tersebut.

    "Kami datang tanpa beban," kata Samir Nasri, gelandang serang City. "Kalau kalah, ya, sudah. Tapi, kalau menang, fantastis."

    Citizens datang ke Catalan membawa dendam. Selain berambisi membalas kekalahan di Manchester tiga pekan lalu, klub itu ingin bangkit setelah tersingkir dari Piala FA oleh Wigan, Ahad lalu.

    Nasri mengatakan hasil buruk itu membuat dia dan rekan-rekannya terpukul. "Untung kami memiliki jadwal menghadapi Barcelona sehingga bisa kembali berfokus dan melupakan kegagalan tersebut," ujar pemain Prancis berusia 26 tahun itu.

    City, yang baru menjuarai Piala Liga, bakal kehilangan pelatih Manuel Pellegrini di Camp Nou. Juru taktik 60 tahun asal Cile itu mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akibat menuding wasit Jonas Eriksson memihak Barcelona di leg pertama.

    Bukan hanya di lapangan, dia juga, "Dilarang masuk kamar ganti dan lorong menuju lapangan serta berkomunikasi dengan pemain dan staf, baik secara langsung maupun tidak langsung," demikian pernyataan UEFA.

    Hukuman itu tidak mengurangi optimisme Pellegrini. "Kami yakin menang di Camp Nou," katanya. Menurut dia, City membuat Barcelona keteteran di awal leg pertama. Namun peruntungan mereka berubah setelah Martin Demichelis, bek tengah City, menjegal Lionel Messi pada menit ke-54 dan berujung penalti serta kartu merah. Tuan rumah semakin terpuruk setelah Dani Alves mencetak gol kedua Barcelona pada menit ke-90.

    City pernah membalikkan ketertinggalan. Bayern Muenchen menghajar mereka 1-3 di Stadion Emirates di fase grup Liga Champions, Oktober tahun lalu. Citizens membalas dengan kemenangan 3-2 di kandang juara Eropa itu di Muenchen, dua bulan kemudian. "Kami memiliki keyakinan tinggi bisa mengulang itu," ujar Pellegrini.

    Barcelona--juara La Liga Spanyol--tidak berada di grafik positif. Setelah menang di Manchester, Barca kalah dua kali di tiga pertandingan lokal. Sabtu pekan lalu, mereka keok di kandang Valladolid, yang hanya berada satu peringkat di atas zona degradasi. "Saya menonton pertandingan itu dan menyadari Barcelona juga manusia," ucap Nasri.

    Akibatnya, tim berjulukan Azulgrana itu tergusur dari puncak klasemen oleh Real Madrid dan kini menghuni posisi ketiga. "Kami bermain buruk di liga domestik, tapi saya pastikan hasil sebaliknya di pertandingan nanti," ujar Gerardo Tata Martino, pelatih Barcelona.

    METRO | TELEGRAPH | BARCELONA | REZA MAULANA

    Perkiraan Formasi

    BARCELONA (4-3-3)
    Kiper      Valdes
    Bek        Alves, Pique, Mascherano, Alba
    Tengah   Xavi, Busquets, Iniesta
    Depan    Fabregas, Messi, Pedro

    MANCHESTER CITY (4-4-2)
    Kiper      Hart
    Bek        Zabaleta, Garcia, Kompany, Kolarov
    Tengah   Navas, Toure, Fernandinho, Silva
    Depan    Aguero, Negredo

    Berita Bola Lain:
    Icardi Ingin Selamanya di Inter
    Penonton Berulah, Arema Terancam Denda AFC
    Juventus Terancam Kehilangan Tevez di Liga Europa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.