Semen Padang Yakin Raih Angka dari Sriwijaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa pesepakbola Semen Padang menggunakan masker saat latihan bersama timnya di Stadion Agus Salim, Padang, Sumbar (11/3). ANTARA/Iggoy el Fitra.

    Beberapa pesepakbola Semen Padang menggunakan masker saat latihan bersama timnya di Stadion Agus Salim, Padang, Sumbar (11/3). ANTARA/Iggoy el Fitra.

    TEMPO.CO, Padang - Semen Padang telah melupakan kekalahannya saat menghadapi Persita Tanggerang, Ahad lalu. Tim asal Kota Padang ini yakin bakal meraih poin dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) saat menghadapi Sriwijaya FC pada Kamis petang, 13 Maret 2014, di Padang. (Baca: Kalah di Kandang, Semen Padang Urutan Keenam)

    Menghadapi Pelita di Stadion H Agus Salim, Padang, Semen Padang tumbang dengan skor 0-1. Dengan hasil negatif itu, tim berjulukan Kabau Sirah tertahan di posisi enam. "Kekalahan itu telah kami lupakan. Sekarang kami harus menatap pertandingan esok," ujarnya, Rabu.

    Jafri mengaku optimistis bisa meraih poin menghadapi Sriwijaya FC di Stadion H Agus Salim, Padang. Menghadapi Laskar Wong Kito, Semen Padang dipastikan tidak diperkuat Yu Hyoonko karena pemain asal Korea ini sedang menjalani hukuman larangan bermain. Dia mendapatkan kartu kuning saat menghadapi Persija Jakarta.

    Selain itu, Semen Padang kemungkinan juga tidak diperkuat Hendra Bayauw dan kipernya, Fakhrurrozi. "Bayauw cedera pangkal paha dan Fakhrurrozi cedera pinggang," ujarnya. Namun Jafri tak kesulitan mencari penggantinya. Sebab, Nur Iskandar sudah mulai pulih dan bermain saat laga menghadapi Persita beberapa hari lalu.

    Menurut Jafri, kekalahan dari Pelita telah dievaluasi. Terjadi miscommunication di barisan belakang, kata dia, dan kita coba perbaiki dalam dua latihan ini.  Begitu juga peluang yang diraih tapi tak mampu diselesaikan dengan baik. "Kami memperbaiki finishing," ujarnya. Sebab, saat laga Persita, banyak peluang yang didapatkan Esteban Vizcarra cs tapi tak juga berbuah gol.

    Sriwijaya dikenal sebagai tim kuat. "Mereka memiliki pemain-pemain yang bagus, seperti Lancini Kone dan Siswanto," ujarnya. Jafri menerapkan strategi kolektivitas. "Kami bermain kolektif saja," ujarnya.

    ANDRI EL FARUQI

    Terpopuler Olahraga:
    Michael Schumacher Tunjukkan Tanda Membaik
    Vettel Ngotot Tampil
    Nasri: City Harus Juara Liga Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.