Trapattoni: Satu Kesalahan Bisa Berpengaruh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Giovanni Trapattoni . AP/Peter Morrison

    Giovanni Trapattoni . AP/Peter Morrison

    TEMPO.CO, Firenze - Bekas pelatih Juventus dan Fiorentina, Giovanni Trapattoni, mengatakan bahwa satu insiden kecil atau satu set piece bisa menentukan hasil pertandingan kedua pada babak 16 besar Liga Europa antara Fiorentina melawan Juventus, di Artemio Franchi, Jumat dinihari, 21 Maret 2014.

    "Dalam pertandingan tingkat internasional, semua hal dibutuhkan. Bahkan satu insiden bisa menentukan siapa yang akan lolos. Itu bisa terjadi dari tendangan sudut atau set piece," kata pelatih berusia 75 tahun itu.

    Pada leg pertama di Turin, Fiorentina berhasil menahan imbang Juventus 1-1. Trapattoni percaya hasil itu akan membuat Juventus bermain menyerang karena membutuhkan gol tandang. "Pertandingan nanti akan berjalan terbuka dan hasilnya pun juga sama," ujar Trapattoni.

    Meski begitu, kata Trapattoni, Fiorentina juga akan menampilkan permainan terbaiknya. Apalagi La Viola akan bermain di hadapan ribuan pendukungnya. "Kedua tim sama-sama berpeluang. Fiorentina bermain bagus dan Juventus adalah salah satu tim paling solid dan terorganisir di Italia," ungkapnya.

    Sebagai pertandingan, pada dua pertemuan Fiorentina dan Juventus di Seri A Liga Italia musim ini, kedua tim saling mengalahkan. Pada pertemuan pertama Fiorentina menang 4-2 dan pada pertandingan kedua Juventus menang 1-0.

    FOOTBALL ITALIA | JOKO

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Diincar Barca, Montella Ngaku Setia di Fiorentina
    Van Persie Bangkit pada Saat yang Tepat
    Valdes Kian Dekat Menuju Manchester City
    United Bermimpi Ulangi Kenangan 30 Tahun Lalu
    Ronaldo: Madrid Ingin Raih Treble Winners


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.