Napoli Tersingkir, Benitez Tetap Puas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafa Benitez. REUTERS/Toby Melville

    Rafa Benitez. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Napoli - Pelatih Napoli, Rafael Benitez, mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhannya saat melawan Porto dalam leg kedua pada babak 16 besar Liga Europa di San Paolo, Jumat dinihari, 21 Maret 2014. Padahal, pada pertandingan tersebut, Napoli hanya bermain imbang 2-2 dan tersingkir dari Liga Europa musim ini.

    "Saya justru terkejut melihat reaksi pemain. Saya pikir pertandingan itu adalah penampilan yang spektakuler. Mereka menciptakan peluang, mengontrol pertandingan, dan menyerang lawan yang bermain sangat bertahan dengan intensitas tinggi," kata Benitez.

    Benitez boleh saja memuji pemainnya. Namun mereka tersingkir setelah gagal menjaga keunggulan 1-0 pada babak pertama. Porto berhasil membalikkan keadaan menjadi 1-2 pada babak kedua sebelum menutup pertandingan dengan skor 2-2. "Saat ini orang lebih mementingkan hasil," ujar pelatih asal Spanyol itu.

    "Sebagai pelatih, dengan apa yang kami lakukan sepanjang musim ini, saya sangat puas. Saya bangga dengan tim ini karena mereka telah menjalani musim yang baik. Saya tidak mengerti kenapa orang hanya melihat dari satu pertandingan saja," ujar Benitez.

    Untuk bisa bersaing dalam kompetisi Eropa dan Seri A Liga Italia, kata Benitez, Napoli membutuhkan jumlah skuad yang besar dengan kualitas yang setara bagusnya. Bekas manajer Chelsea dan Liverpool itu terpaksa merotasi Marek Hamsik dan Jose Callejon pada pertandingan leg kedua melawan Porto.

    "Saya harus merotasi skuad karena kami menjalani tiga kompetisi. Kami bisa saja bermain di level Bayern Muenchen, tapi kami perlu membeli 20 pemain lagi. Saya rasa pertandingan ini adalah pertandingan ke-42 kami pada musim ini," ungkap Benitez.

    FOOTBALL ITALIA | JOKO

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Xherdan Shaqiri Dilirik Tiga Klub Top Eropa
    Lawan Chelsea, Laga ke-1.000 Wenger di Arsenal
    Trapattoni: Satu Kesalahan Bisa Berpengaruh
    Cedera Ligamen, Madrid Kirim Jese ke Jerman
    Chicharito Kian Dekat Menuju Inter Milan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.