Aji Santoso Yakin Permainan U-23 Makin Baik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola timnas U-23 Indonesia, Sunarto (15), digannjal pesepakbola Maroko dalam laga final sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) III di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumsel, Minggu (29/9) malam. ANTARA/Ismar Patrizki

    Pesepak bola timnas U-23 Indonesia, Sunarto (15), digannjal pesepakbola Maroko dalam laga final sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) III di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumsel, Minggu (29/9) malam. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional U-23 Aji Santoso terus menggenjot performa anak asuhnya. "Saya yakin permainan tim akan meningkat di pertandingan uji coba berikutnya," kata Aji Santoso, seusai laga uji coba dengan Persis Solo, di Stadion Manahan Solo, Selasa malam, 25 Maret 2014. (Baca: Aji Inginkan Lawan Berat untuk Timnas U-23)

    Ada tiga uji coba lagi yang bakal dihadapi, termasuk melawan tim Singapura U-23 (di bawah usia 23 tahun). Dia berharap pemain bisa menunjukkan kemampuan terbaik pada pertandingan tersebut. (Baca: Aji Santoso Panggil 23 Pemain Timnas U-23)

    Ketika melawan Persis, anak asuhan Aji Santoso tersebut hanya bermain imbang 2-2 meskipun lawan bermain dengan sepuluh orang pemain sejak menit ke-50.  Garuda Muda mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Menit ke-12, Timnas U-23 berhasil unggul terlebih dahulu setelah tendangan bebas Fandi Eko Utomo menembus gawang Persis Solo yang dikawal Agung Prasetyo.

    Namun, Persis rupanya tak mau dipermalukan di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Pada menit ke-15, Laskar Sambernyawa berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah sontekan Candra Waskito memperdaya kiper Timnas U-23, Yogi Triana.

    Bahkan, Persis berbalik unggul ketika tendangan bebas Marcelo Cirelli mengoyak gawang Timnas U-23 di menit 40. Tak berselang lama, Timnas U-23 membuat kedudukan kembali imbang 2-2 setelah tendangan keras Aldair Makatindu dari luar kotak penalti menembus gawang Persis Solo.

    Menit ke-50, Timnas U-23 mendapat kesempatan emas mencetak gol. Wasit memberi hadiah tendangan penalti setelah salah seorang pemain bertahan Persis Solo, Hendri Aprilianto, melanggar pemain Timnas U-23 di kotak terlarang. Tak hanya penalti, Hendri juga diusir ke luar lapangan.

    Namun, kesempatan tersebut tak mampu dimanfaatkan dengan baik. Algojo Timnas U-23, Alfin Tuasalamony, gagal menaklukkan kiper Agung Prasetyo.

    Pelatih Persis Solo Widyantoro mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, dia menyelipkan beberapa pemain muda dalam skuad yang melawan Timnas U-23.  Ternyata, katanya, para pemain mampu mengimbangi permainan seniornya.

    UKKY PRIMARTANTYO

    Terpopuler Olahraga:

    Barca Siap Habiskan Dana Transfer Rp 1,8 Triliun
    Etape Baru, Tour de Singkarak 2014 Tempuh 1.250 Km
    Persebaya Kesulitan Cari Lawan Uji Coba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?