Cantona Optimistis Man United Segera Bangkit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eric Cantona, pesepakbola dari Prancis yang pernah menjadi bintang MU ini kini beralih profesi sebagai aktor. Ia terkenal dengan kasus tendangan kungfunya ke dada suporter Crystal Palace dalam sebuah pertandingan di tahun 1995.   (AP Photo/Keystone, Urs Flueeler)

    Eric Cantona, pesepakbola dari Prancis yang pernah menjadi bintang MU ini kini beralih profesi sebagai aktor. Ia terkenal dengan kasus tendangan kungfunya ke dada suporter Crystal Palace dalam sebuah pertandingan di tahun 1995. (AP Photo/Keystone, Urs Flueeler)

    TEMPO.CO, Manchester - Penyerang legendaris Manchester United, Eric Cantona, optimistis mantan timnya akan segera bangkit dari keterpurukan. Cantona yakin MU akan kembali bersaing dalam perebutan gelar juara di berbagai kompetisi.

    “Manchester United adalah salah satu klub terbesar di dunia. Mereka sudah berada di level tertinggi selama 20 tahun. Saya pikir mereka segera bangkit kembali,” kata Cantona seperti dilansir Sky Sports, Kamis, 27 Maret 2014.

    Cantona mengklaim keterpurukan MU adalah hal yang wajar. Mantan pemain internasional Perancis itu menilai setiap klub besar pasti mengalami masa-masa yang sulit.

    “Mereka telah membuktikannya di masa lalu. Mereka memiliki level untuk bangkit kembali dengan segera,” ujar King Eric--julukannya.

    MU telah menelan 10 kekalahan di Liga Primer Inggris musim ini. Terakhir, MU dipermalukan Manchester City dengan skor 3-0, Rabu lalu. MU tertinggal 12 poin dengan peringkat terluar zona Liga Champions yang kini dihuni Arsenal.

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Barca Siap Habiskan Dana Transfer Rp 1,8 Triliun
    Muenchen Pastikan Gelar Juara Bundesliga di Berlin
    City Bantai MU 3-0 di Old Trafford
    Ancelotti: Madrid Fokus di Sembilan Laga Sisa
    Thohir Tak Tertarik Boyong Eto'o


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.