Juventus Dikalahkan Napoli, Ini Alasan Conte  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antonio Conte. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Antonio Conte. REUTERS/Alessandro Garofalo

    TEMPO.CO, Napoli - Catatan 22 pertandingan tidak terkalahkan Juventus pada Seri A Liga Italia musim ini akhirnya terhenti setelah kalah 2-0 dari Napoli di San Paolo, Senin dinihari, 31 Maret 2014. Pelatih Juventus, Antonio Conte, beralasan bahwa bursa transfer, kelelahan, dan cedera pemain menjadi faktor penyebab kekalahan timnya.

    Alasan pertama Conte, Napoli adalah tim kuat yang dibangun dengan pembelian pemain hebat pada bursa transfer musim panas 2013. Usai menjual Edinson Cavani ke Paris Saint-Germain seharga 64,5 juta euro, Napoli langsung mendatangkang pemain-pemain berkualitas seperti Gonzalo Higuain dan Raul Albiol dari Real Madrid.

    "Kami menghadapi Napoli yang dibangun untuk menjadi juara, bukan hanya ikut berkompetisi. Mereka menghabiskan lebih 100 juta euro pada bursa transfer dan tidak akan senang jika tidak menjadi juara," kata pelatih 44 tahun tersebut.

    Selain Higuain dan Albiol, Napoli juga mendatangkan Pepe Reina, Duvan Zapata, Jose Callejon, Pablo Armero, dan Dries Mertens. Bahkan, pada bursa transfer Januari 2014, Napoli mendatangkan Foauzi Ghoulam, Henrique, dan Jorginho. "Napoli menghabiskan uang lebih banyak dalam satu tahun dibandingkan dengan Juventus selama tiga tahun," ujar Conte.

    "Juventus menghabiskan 25 juta euro pada bursa transfer musim panas dan Napoli menghabiskan lebih 100 juta euro hanya untuk tersingkir dari fase grup Liga Champions dan babak 16 besar Liga Europa. Sangat penting untuk berbicara kebenaran dan bukan hanya menyebarkan cerita yang tidak sesuai dengan fakta," ujar Conte.

    Selain itu, Conte mengatakan para pemain Juventus kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan Seri A dan Liga Europa. Apalagi pemain Juventus banyak yang cedera sehingga Conte tidak bisa merotasi pemain. "Cedera pemain membuat pemain yang ada untuk bermain dalam jadwal yang padat," ujar Conte.

    Meskipun kalah, Juventus tetap memimpin klasemen Seri A. Bianconeri kokoh di puncak dengan catatan 81 poin dari 31 pertandingan, unggul 11 poin dari AS Roma yang baru bermain 30 pertandingan, sedangkan Napoli di urutan ketiga dengan perolehan 64 poin.

    FOOTBALL ITALIA | JOKO

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Pimpin Liga Primer, Liverpool Tetap Merendah
    Rodgers Puji Kerja Keras Pemain Liverpool
    Juara Liga Primer, Mimpi Liverpuldian
    Mau Juara, Liverpool Harus Kalahkan Spurs
    Wenger Sanjung Semangat Juang Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.