Lima Hal Ini Bisa Bikin Mourinho Singkirkan PSG  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi manajer Chelsea Jose Mourinho saat menyaksikan pertandingan Liga Primer Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris (15/3). Dua pemain Chelsea mendapat kartu merah di pertandingan ini. REUTERS/Phil Noble

    Ekspresi manajer Chelsea Jose Mourinho saat menyaksikan pertandingan Liga Primer Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris (15/3). Dua pemain Chelsea mendapat kartu merah di pertandingan ini. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, London - Setelah membawa Chelsea mengalahkan Stoke City 3-0 di kandang Chelsea, Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu, 5 April 2014, pelatih Jose Mourinho mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya bisa menyingkirkan Paris Saint-Germain dari Prancis  pada pertemuan kedua babak perempat Liga Champions Eropa di Stamford Bridge, Rabu dinihari, 9 April 2014.

    "Selasa malam (waktu London) mungkin akan menjadi malam spesial," kata Mourinho seusai pertandingan melawan Stoke di Liga Primer Inggris.

    Di sisi lain, setelah kalah 1-3 oleh Paris Saint-Germain pada pertemuan pertama babak perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Selasa, 8 April, Mourinho sempat mengatakan ia akan menghadapi pekerjaan yang mustahil untuk bisa menyingkirkan lawan mereka yang biasa dipanggil PSG itu dalam putaran delapan besar kejuaraan utama antarklub Eropa ini.

    Apakah Mourinho akan dipecat lagi dari Chelsea seperti pada kali pertama ia menangani The Blues periode 2004-2007 gara-gara gagal memenangi Liga Champions? Atau, akankah kali ini ia berhasil menyenangkan sang bos Chelsea, Roman Abramovich, karena membuka peluang membawa pulang trofi Champions ke London untuk kedua kali?

    Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, berikut ini ada lima faktor yang bisa menjadi sumber inspirasi dan kunci bagi Mourinho untuk meraih sukses penting di Stamford Bridge, Rabu dinihari mendatang.

    1. Jose Mourinho bisa mengambil sumber inspirasi dari kesuksesan Chelsea ketika ditangani oleh pelatih Roberto di Matteo pada Liga Champions musim kompetisi 2011-2012. Saat itu Chelsea juga kalah 1-3 oleh Napoli dari Italia pada pertemuan pertama babak 16 besar. Pada pertemuan kedua di Stadion Stamford Bridge, London, Chelsea berhasil lolos ke perempat final setelah menang 4-1 melalui perpanjangan waktu. Chelsea meraih keunggulan 5-4 dalam putaran 16 besar itu.
     

    2. Mourinho juga bisa mengambil inspirasi dari perjuangannya memimpin Real Madrid melawan Borussia Dortmund dari Jerman pada semifinal Liga Champions musim 2012-2013. Pada pertemuan pertama di Dortmund, Madrid kalah telak 1-4. Pada pertemuan kedua, Mourinho nyaris menyelamatkan peluang Madrid setelah timnya unggul 2-0. Sayang, satu gol lagi yang ditunggu-tunggu tidak kunjung tercipta di gawang Dortmund. Akibatnya, Madrid kalah tipis 3-4 dalam dua kali pertemuan tersebut.   

    3. Ambisi Mourinho untuk meraih trofi juara Liga Champions yang ketiga kali setelah sukses bersama Porto dan Inter Milan. Selain itu, pelatih asal Portugal tersebut memiliki rekor bagus. yaitu delapan kali memimpin tim dalam pertarungan pada perempat final kejuaraan antarklub Eropa dan tidak pernah kalah.  

    4. Zlatan Ibrahimovic tidak bisa bertanding di Stamford Bridge pada Rabu dinihari, 9 April 2014, karena mengalami cedera hamstring (jaringan otot di bagian paha) di salah satu kakinya. Ibrahimovic bukan hanya mesin gol bagi PSG, tapi menjadi inspirator bagi permainan PSG.  

    5. Samuel Eto'o yang masih belum terbebas dari cedera kemungkinan besar dipaksakan untuk bermain oleh Mourinho. Kalau Mourinho bisa dengan tepat merancang strategi khusus buat penyerang asal Kamerun tersebut, Chelsea bisa mengulangi kesuksesannya dua tahun lalu. Sebab, Eto'o adalah pemain kunci Mourinho ketika membawa Inter memenangi Liga Champions 2009-2010. Eto'o juga sudah membuktikan bisa membawa Chelsea meraih sejumlah kemenangan penting musim ini.

    GUARDIAN | INDEPENDENT | TELEGRAPH CO.UK | ESPN SOCCERNET | PRASETYO

    Berita Terpopuler
    Dua TNI AL Dibunuh, 9 Nelayan Thailand Tersangka
    Sebelas Pengamat AS Awasi Pemilu KBRI Washington
    Bogor Hujan Lebat, Besok Sebagian Jakarta Banjir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.