Muenchen Terima Permohonan Maaf Tabloid The Sun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Bayern Bastian Schweinsteiger usai mencetak gol ke gawang MU pada pertandingan Liga Champions leg pertama di Old Trafford, Manchester (1/4).   REUTERS/Michael Dalder

    Selebrasi pemain Bayern Bastian Schweinsteiger usai mencetak gol ke gawang MU pada pertandingan Liga Champions leg pertama di Old Trafford, Manchester (1/4). REUTERS/Michael Dalder

    TEMPO.CO, Muenchen - Bayern Muenchen telah menerima permohonan maaf dari koran Inggris, The Sun, dan mereka akan diizinkan mengirim reporter untuk meliput pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions League kontra Manchester United di Allianz Arena.

    Muenchen mencabut akreditasi untuk meliput pertandingan itu bagi The Sun dan Daily Mirror sebagai reaksi terhadap headline di kedua koran itu seusai hasil imbang 1-1 dalam leg pertama di Old Trafford, Selasa pekan lalu.

    Pihak Muenchen menyatakan harian Inggris itu telah secara pribadi menghina Bastian Schweinsteiger dalam laporan seusai pertandingan.

    Dalam headline itu Daily Mirror menulis: “You Dirty Schwein” (Kamu Babi Kotor) merujuk pada aksi Schweinsteiger yang mencetak gol kemudian diganjar kartu merah. Sementara The Sun edisi online menulis: “You Schwein” (Kamu Babi).

    Muenchen mengecam headline tersebut dengan menyebut kalimat itu tak menunjukkan rasa hormat, diskriminatif dan menghina pribadi.”

    Meski begitu, direktur media klub tersebut, Marcus Hoerwick, mengatakan jika kedua harian tersebut meminta maaf, mereka tetap akan mendapat akreditasi untuk leg kedua.

    The Sun langsung bereaksi dengan mengungkapkan permohonan maaf pada edisi Sabtu lalu dengan menulis headline: “Maaf, Bastian.”

    Di pihak lain, Daily Mirror belum juga menyatakan permohonan maaf.

    SOCCERNET | A. RIJAL

    Berita Lain
    Ronaldo Bangunkan Seorang Anak Polandia dari Koma
    Neymar: Kamar Ganti Barca Mirip Video Game
    Cruyff: Mourinho Kehilangan Respek di Chelsea
    Taipan Singapura Ingin Beli AC Milan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.