Indra Sjafri Puji Adaptasi Timnas U-19  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-19. TEMPO/Suryo Wibowo

    Timnas U-19. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional Indonesia di bawah usia 19 tahun (timnas U-19) tampil memikat saat mengalahkan Uni Emirat Arab U-19 dengan skor 4-1, Senin malam lalu, 14 April 2014. Sejak menit pertama bergulir, para pemain langsung menekan dan terlihat percaya diri. Evan Dimas cs juga berani berduel satu lawan satu menghadapi para pemain UEA.

    Pelatih Indra Sjafri yang selalu setia menggunakan formasi 4-3-3 tidak banyak melakukan perubahan susunan pemain di babak pertama. Hanya ada dua pemain baru yang diplot menjadi starter ketika Indonesia mengalahkan UEA, yaitu penjaga gawang Awan Setho dan gelandang Paulo Sitanggang. Sebelumnya, kala bertemu Oman, keduanya hanya mengisi bangku cadangan.

    Kehadiran kedua pemain cukup memberikan warna baru bagi Indonesia, terutama penampilan Sitanggang yang tenang dan berani saat bekerja sama dengan Evan Dimas. Indra mengaku cukup puas melihat formula racikannya bekerja dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan. "Komposisi alternatif ini cukup bagus," ucap Indra, Selasa, 15 April 2014.

    Namun, bukan hanya itu yang membuat pelatih berusia 51 tahun ini sumringah. Indra memuji penampilan anak asuhnya yang langsung bisa menekan sejak babak pertama. Di dua pertandingan melawan timnas Oman U-19 sebelumnya, Evan Dimas cs terlihat sulit mengembangkan permainan pada babak pertama. Mereka baru bisa bermain dan keluar dari tekanan usai turun minum.

    "Salah satu evaluasi kami adalah psikis pemain dalam beradaptasi. Alhamdulillah itu sudah teratasi. Mereka langsung bermain sejak menit awal," kata Indra. Bahkan, Indonesia sanggup membobol gawang UEA lebih dulu melalui aksi Ilham Udin pada menit ke-41.

    Tak dipungkiri kemenangan telak atas timnas Uni Emirat Arab, menurut Indra, mampu mendongkrak motivasi para pemain meskipun laga hanya bertajuk uji coba. Pelatih asal Minang ini tak ambil pusing kendati anak asuh Khalifaa Mubarak tidak menurunkan semua pemain intinya. "Bukan soal bagi kami karena semua tim pasti akan melakukan perbaikan sebelum tampil di putaran final nanti. Begitu juga dengan kami," ucapnya.

    Pada laga pertama melawan UEA, Indonesia menang telak 4-1. Empat gol Indonesia lahir dari kaki Ilham Udin, Evan Dimas, Septian Maulana, dan Dimas Drajad. Sedangkan satu-satunya gol UEA tercipta melalui kapten tim Abdullah Ganem. Tim Garuda Muda kembali akan menghadapi UEA pada 16 April nanti. (Baca juga: Menit-menit Kemenangan Timnas U-19 atas UEA)

    Laga melawan UEA merupakan bagian dari rangkaian uji coba sebelum timnas U-19 berangkat ke putaran final Piala AFC di Myanmar Oktober mendatang. Usai meladeni UEA, Indonesia akan menjajal klub Al-Shabab pada 19 April sebelum kembali ke Tanah Air.

    PSSI | ADITYA BUDIMAN 

    Berita Lain
    Ada Google Glass di Balik Sukses Atletico Madrid
    Madrid Vs Barca, Final Ketujuh di Copa del Rey
    Berpesta di Klub Malam, Tiga Pemain MU Ini Didenda  t
    Liverpool Juara Liga, Jika...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.