Barca Gagal Raih Copa del Rey, Alves Kecewa Berat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daniel Alves. REUTERS/Mike Segar

    Daniel Alves. REUTERS/Mike Segar

    TEMPO.CO, Valencia - Pemain belakang Barcelona, Daniel Aves, mengaku sangat kecewa atas kekalahan dari Real Madrid dalam pertandingan final Copa del Rey. Barca harus mengakui keunggulan musuh bebuyutannya itu dengan skor 2-1 dalam laga di Stadion Mestalla, markas klub Valencia, Kamis, 17 April 2014, dinihari tadi.

    Barca tertinggal lebih dulu setelah Angel di Maria mencetak gol di menit ke-11. Barca baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya di menit ke-68 lewat sundulan Marc Bartra. Namun, Barca kembali kebobolan lima menit menjelang bubaran lewat aksi solo-run Gareth Bale.

    “Kami yakin bisa mencetak gol kedua, tapi kami justru tertinggal lagi,” kata Alves. “Kami meninggalkan Valencia dengan perasaan hancur. Kami sangat sedih karena para penggemar datang ke sini untuk melihat kami memenangkan gelar.”

    Pemain asal Brasil itu mengklaim timnya kerap melakukan kesalahan. Salah satu yang paling disorot tentu saja gol kemenangan Madrid yang tercipta lewat skema serangan balik. Alves meninggalkan posisinya di bek sayap kanan. Bale dengan mudah melewati hadangan Barca yang masih minim pengalaman.

    “Itulah sepak bola. Anda bisa memenangkan undian dan Anda tidak mendapatkan apa-apa,” ujar mantan pemain Sevilla itu. “Perhatian untuk klub ini sangat besar. Kami akan mempertahankan kaus Barca dengan cinta sampai akhir.”

    MARCA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Pacar Baru Neymar Cantiknya Selangit
    Wanita Italia Koma di Bali, Napoli Galang Dana
    Barcelona Vs Real Madrid, Duel Rp 3 Triliun
    Shakira: Pique Presiden Barca, Saya Ibu Negara
    Gundogan Teken Kontrak Baru, MU Gigit Jari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.