Ketiduran, Duet Juve Nyaris Lewatkan Pesta Juara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain asal Argentina yang kini bermain di klub Juventus, Carlos Tevez merupakan pesepakbola dunia yang lahir pada 5 Februari 1984. REUTERS/Giorgio Perottino

    Pemain asal Argentina yang kini bermain di klub Juventus, Carlos Tevez merupakan pesepakbola dunia yang lahir pada 5 Februari 1984. REUTERS/Giorgio Perottino

    TEMPO.CO, Turin – Duet Juventus, yakni Carlos Tevez dan Giorgio Chiellini, mengaku nyaris ketinggalan perayaan kesuksesan I Bianconeri memenangi scudetto, Minggu, 4 Mei 2014, lantaran tengah tidur siang di hotel tim.

    Juventus dipastikan keluar sebagai juara Serie A untuk kali ketiga secara beruntun setelah rival terdekat mereka, AS Roma, menelan kekalahan mengejutkan 1-4 oleh Catania. Hasil itu membuat I Giallorossi tak mungkin lagi mengejar La Vecchia Signora di puncak klasemen, mengingat hanya ada dua pertandingan tersisa musim ini.

    Para pemain Juventus menonton pertandingan yang digelar di Stadio Angelo Massimino tersebut melalui televisi di hotel mereka sebelum melakukan selebrasi. Namun pesta itu baru digelar setelah Tevez dan Chiellini dibangunkan.

    "Sejujurnya, saya tengah beristirahat untuk persiapan menghadapi pertandingan besok (lawan Atalanta, Selasa dinihari WIB),” kata Tevez kepada Sky Sport Italia. "Namun ada suasana heboh di hotel sehingga saya dibangunkan setelah pertandingan Catania vs Roma berlangsung selama setengah jam. Itu bangun tidur yang menyenangkan."

    Chiellini menikmati tidurnya lebih lama dari Tevez, tapi ia juga tak merasa kesal saat dibangunkan. "Saya tengah tertidur di kamar saya, dan saya dibangunkan oleh kebisingan yang dibuat rekan-rekan setim saya saat Catania unggul 3-1. Saat itu saya tahu bahwa kami berhasil memenangi scudetto."

    Juventus menjamu Sassuolo, Selasa dinihari WIB, dalam upaya mematahkan rekor 100 poin. Tiga kemenangan dalam tiga laga tersisa musim ini, termasuk melawan Roma akhir pekan ini, akan membuat skuad Antonio Conte tersebut mencapai rekor poin terbanyak dalam semusim di Serie A sepanjang sejarah, yakni 102 poin.

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.