Sevilla Juara Liga Europa Lewat Adu Penalti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Sevilla berpose bersama Piala yang baru diraihnya usai mengalahkan Benfica dalam laga Final Piala Europa 2014 di stadion Turin Juventus di Turin, Italia, (14/5). Sevilla berhasil kalahkan Benfica dalam drama adu pinalti dengan skor 4-2. REUTERS/Albert Gea

    Sejumlah pemain Sevilla berpose bersama Piala yang baru diraihnya usai mengalahkan Benfica dalam laga Final Piala Europa 2014 di stadion Turin Juventus di Turin, Italia, (14/5). Sevilla berhasil kalahkan Benfica dalam drama adu pinalti dengan skor 4-2. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Sevilla sukses merengkuh trofi Liga Europa 2013-2014 seusai mengandaskan Benfica lewat drama adu tendangan penalti di Stadion Juventus, Kamis dinihari, 15 Mei 2014. Sevilla menaklukkan Benfica dengan skor 4-2 di babak adu penalti.

    Sevilla dan Benfica tak mampu mencetak gol hingga 90 menit waktu normal berakhir. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

    Di babak tambahan, kedua tim kembali gagal mencetak angka. Alhasil, pemenang laga ditentukan lewat adu tendangan penalti.

    Beruntung Sevilla memiliki Beto. Kiper Portugal itu menggagalkan lima peluang emas Benfica di sepanjang pertandingan, dan menggagalkan dua penendang penalti Benfica.

    Pada babak adu penalti, Lima maju sebagai penendang penalti pertama untuk Benfica. Pemain asal Brasil itu sukses mengecoh Beto dengan tendangan ke kanan atas gawang.

    Di kubu Sevilla, Bacca ditunjuk sebagai algojo pertama dan sukses menjalankan tugasnya. Tendangan penyerang asal Kolombia itu melesat ke kanan atas gawang dan tak mampu dijangkau Oblak.

    Ketangguhan Beto muncul di eksekusi penalti kedua. Ia berhasil menggagalkan penendang kedua Benfica, Oscar Cardozo. Kesuksesan Beto diiringi eksekusi gemilang Stephane M’Bia untuk membawa Sevilla unggul 2-1 lewat tendangan ke kanan gawang.

    Beto kembali menggagalkan tendangan penalti ketiga Benfica yang dieksekusi Rodrigo Moreno. Kiper 32 tahun itu menghalau sepakan kaki kiri Rodrigo yang mengarah ke kanan bawah gawang.

    Sevilla semakin menjauh lewat sepakan keras Coke ke kiri gawang. Tendangan bek kanan asal Spanyol itu terlalu deras bagi Oblak, meski telah melompat ke arah yang tepat.

    Luisao sempat menghidupkan asa Benfica. Kapten As Aguias melepaskan sepakan ke kiri bawah gawang, sedangkan Beto melompat ke arah yang berlawanan.

    Kevin Gameiro tak menyia-nyiakan peluang untuk mengantarkan Sevilla sebagai juara. Pemain yang baru masuk di babak tambahan itu melepaskan tendangan ke sisi kanan gawang. Skor 4-2 mengantarkan Sevilla merengkuh trofi Liga Europa yang ketiga.

    Susunan pemain:
    Sevilla:
    Beto; Coke, Fazio, Pareja, A. Moreno; Carrico, M’Bia; Reyes (Marin 78’)(Gameiro 104’), Rakitic, Vitolo (Figueiras 110’); Bacca.

    Benfica:
    Oblak; M. Pereira, Luisao, Garay, Siqueira (Cardozo 99’); A. Gomes, Amorim; Sulejmani (A. Almeida 25’), Gaitan (Cavaleiro 119’), Rodrigo; Lima.


    ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Cedera Lutut Berkepanjangan, Park Ji-sung Pensiun
    Dikutuk Pelatih, Benfica Selalu Gagal di Eropa
    Messi Incar Gelar La Liga buat Tito
    Surat Perpisahan Victor Valdes yang Mengharukan
    EL Mundo: David Luiz Batal ke Barcelona


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.