Barcelona Pertahankan Tiki-taka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Javier Mascherano (kanan) gagal mencegah gol yang dicetak Robinho (tidak terlihat), dalam pertandingan Liga Champions antara AC Milan dan Barcelona di Stadion San Siro, Italia, (23/10). Pertandingan berakhir 1-1. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Javier Mascherano (kanan) gagal mencegah gol yang dicetak Robinho (tidak terlihat), dalam pertandingan Liga Champions antara AC Milan dan Barcelona di Stadion San Siro, Italia, (23/10). Pertandingan berakhir 1-1. REUTERS/Alessandro Garofalo

    TEMPO.COJakarta - Barcelona boleh gagal meraih gelar La Liga musim ini, tapi gaya permainan mereka tidak akan berakhir. Setidaknya itulah yang diprediksi Javier Mascherano.

    "Klub ini telah mengubah wajah sepak bola dunia dengan permainan tiki-taka sehingga gaya bermain itu tidak akan kami ubah," kata pemain bek sekaligus gelandang ini, Senin, 19 Mei 2014.

    Barcelona gagal mempertahankan gelar La Liga setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Atletico Madrid di Camp Nou, Sabtu pekan lalu.

    Hasil itu membuat mereka tertahan di peringkat dua klasemen dengan 87 poin, tertinggal 3 poin dari Atletico. "Menyakitkan sekali saat menerima kenyataan bahwa segala sesuatunya berakhir buruk musim ini."

    Meskipun begitu, pemain asal Argentina ini optimistis timnya akan bangkit musim depan. Saat ini, kata dia, manajemen tengah melakukan sejumlah perombakan pemain.

    Mengenai rumor dirinya yang dikabarkan akan hengkang, Mascherano enggan menanggapi. "Saya hanya akan pergi jika kehadiran saya di sini tidak lagi berarti," katanya diplomatis.

    TOTAL BARCA | DWI RIYANTO AGUSTIAR

    Berita Terpopuler:

    Jadi Cawapres, Ini Daftar Kebijakan Kontroversi JK
    Pasar Harapkan Cawapres Jokowi dari Militer
    Politikus Demokrat Sebarkan Kabar Duet Jokowi-Ical
    Polisi Cari Petinggi Artha Graha yang Hilang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.