El Shaarawy Tegaskan Bertahan di Milan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stephan El Shaarawy meluapkan kegembiraannya setelah berhasil menjebol gawang Inter Milan dalam laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan. Italia, (24/02). REUTERS/Stefano Rellandini

    Stephan El Shaarawy meluapkan kegembiraannya setelah berhasil menjebol gawang Inter Milan dalam laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan. Italia, (24/02). REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain depan AC Milan, Stephan El Shaarawy, mengalami masa-masa sulit pada musim ini. Meski begitu, pemain 21 tahun itu menegaskan ingin tetap berseragam I Rossoneri.

    El Shaarawy jarang tampil di musim ini karena mengalami patah tulang metatarsal sejak September. Cedera tersebut memaksa pemain internasional Italia itu hanya bermain dalam delapan pertandingan pada musim ini.

    El Shaarawy mengaku sedih atas cedera parah yang dialaminya dan tak bisa membantu Rossoneri, yang hanya mampu finis di peringkat kedelapan Seri A 2013-2014. “Ketika cedera muncul kembali, itu adalah waktu yang menyesakkan bagi saya,” katanya seperti dilansir Football Italia, Jumat, 23 Mei 2014.

    Belakangan ini, muncul kabar Milan siap melepas pemain berdarah Mesir itu. Namun, El Shaarawy berharap dirinya masih menjadi bagian skuad asuhan Clarence Seedorf di musim depan. “Niat saya sekarang adalah tetap di Milan. Saya ingin mengembalikan kemampuan terbaik,” ujarnya.

    Dua klub raksasa Liga Primer Inggris, Arsenal dan Chelsea, dikabarkan tertarik memboyong Il Faraone. El Shaarawy sendiri masih terikat kontrak dengan Milan hingga Juni 2018.

    FOOTBALL ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Kroos Masih di Muenchen, Tak Ada Deal dengan MU
    Timnas U-19 Ladeni Tantangan Yaman di Yogyakarta
    Ter Stegen Buru-buru Belajar Bahasa Catalan
    Bayern Ogah Sodorkan Tawaran Baru buat Toni Kroos
    Barcelona Resmi Dapatkan Ter Stegen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.