Pelatih Arema Nilai Bandung Raya Alami Kemajuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pesepakbola Arema Indonesia Cronous berlatih di stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur (10/3). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

    Sejumlah pesepakbola Arema Indonesia Cronous berlatih di stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur (10/3). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Bandung - Arema Cronous bertekad merebut poin sempurna dari tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 31 Mei 2014. Pelatih Arema, Suharno, memastikan timnya siap tempur besok.

    "Ke-19 pemain pemain yang kami bawa ke Bandung semua siap tampil maksimal besok," ujarnya kepada Tempo, Jumat, 30 Mei 2014. Suharno pun mengaku sudah menginstruksikan Cristian Gonzales dan kawan-kawan agar tampil penuh disiplin, konsentrasi, dan waspada di lapangan Si Jalak besok. "Instruksi keempat, saya minta pemain tidak meremehkan lawan. Dan, kelima, mereka harus maksimal, kerja keras. Kami memang targetkan hasil skor terbaik (menang) dari pertandingan besok setelah kemarin ditahan Persib Bandung 2-2 di kandang sendiri."

    Suharno menilai performa Bandung Raya terus membaik setelah dikalahkan Arema pada putaran pertama April lalu. PBR, kata dia, berhasil mengalahkan dan menahan imbang tim sekota, Persib Bandung, pada putaran pertama dan kedua. Pada laga terakhirnya, 26 Mei lalu, PBR mengalahkan Gresik United 4-1. "Mereka sekarang sudah mendapat empat poin kan di awal putaran kedua. Jadi, PBR memang sekarang sudah lebih baik dan memang tak boleh diremehkan," tutur Suharno.

    Memang, besok PBR tampil tanpa diperkuat bek Boban Nikolic yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning dan kemungkinan tanpa striker Gaston Castano yang belum seratus persen pulih dari cedera. Absennya kedua pemain, kata dia, bisa menjadi keuntungan bagi Arema.

    "Tapi mereka (PBR) pasti punya pemain pengganti yang sama bagus dan pelatih PBR pasti sudah antisipasi absennya Boban dan Gaston," kata Suharno. Karena itu, ia meminta anak-anak asuhnya trengginas mencari peluang untuk mencetak gol sekaligus mewaspadai aksi para gelandang dan penyerang PBR, seperti David Laly, Bambang Pamungkas, dan Musafry. "Kalau pemain depan, gelandang, dan sayap mereka (PBR) masuk lini pertahanan kami, maka setiap pemain kami harus waspada dan disiplin menjalankan tugasnya."

    Para pemain Arema yang diboyong Suharno ke Bandung adalah kiper Kurnia Meiga dan cadangannya, Kadek Wardana; bek Victor Igbonefo, Purwaka Yudhi, Thierry Gathuessi, Johan Alfarizi, Benny Wahyudi, dan Jimmy Suparno; gelandang Gede Sukadana, Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Dendi Santoso, Juan Revi, dan Irsyad Maulana; serta striker Sunarto, Cristian Gonzales, Alberto Goncalves, dan Samsul Arif. "Hendro Siswato tidak dibawa karena dia baru saja menikah. Saya beri dia waktu untuk bersama keluarganya," kata Suharno.

    ERICK P. HARDI 

    Berita Lain
    Minim Prestasi, Pelatih Persiba Mundur 
    Neuer dan Lahm Kembali Berlatih Bersama Jerman 
    Rossi Belum Fit, Italia Hadapi Dilema Penyerang  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.