Suarez Sudah Lama Memimpikan Main di Barcelona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Suarez melakukan selebrasi usai dirinya mencetak dua gol ke gawang Inggris, pada laga piala dunia di Brazil, 20 Juni 2014. BEN STANSALL/AFP/Getty Images

    Luis Suarez melakukan selebrasi usai dirinya mencetak dua gol ke gawang Inggris, pada laga piala dunia di Brazil, 20 Juni 2014. BEN STANSALL/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Barcelona - Penyerang tim Uruguay Luis Suarez mengaku sedih meninggalkan Liverpool. Namun, bergabung ke Barcelona, kata Suarez, merupakan impiannya sejak lama.

    "Klub ini (Liverpool) telah memberikan segalanya ke saya. Tapi, bermain dan tinggal di Spanyol adalah mimpi serta ambisi keluarga istri saya seumur hidup," kata dia, Sabtu, 12 Juli 2014.

    Karena alasan tersebut, Suarez mengatakan dia menerima pinangan Barcelona. "Saya percaya sekarang adalah waktu yang tepat," ucap pemain yang sudah tiga kali menggigit lawannya itu.

    Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, mengatakan dia tidak ingin Suarez meninggalkan Anfield. Namun, bekas juru taktik Swansea City ini tidak dapat menghalangi keinginan anak asuhnya.

    "Ini melalui diskusi yang panjang. Akhirnya kami menyetujui Suarez pindah ke Spanyol untuk pengalaman dan tantangan baru," kata mantan asisten pelatih Jose Mourinho ini.

    Kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengatakan dia sedih dengan hengkangnya Suarez. "Ini hari yang emosional buat saya. Betapa suatu kehormatan bermain dengan pemain sehebat Suarez," ujar dia. (Baca juga:Barcelona Sepakati Harga Suarez Rp 1,2 Triliun)

    Suarez bergabung ke Barcelona setelah klub raksasa Spanyol ini mengucurkan uang sebesar Rp 1,3 triliun. Pemain yang dijuluki El Pistolero itu akan membela El Barca selama lima musim.

    FOOTBALL ESPANA| SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.