Resmi, Patrice Evra Berkostum Juventus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Manchester United Patrice Evra (tengah kanan) memperebutkan bola dengan pesepak bola Fulham John Heitinga dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (9/2). AP/Jon Super

    Pesepak bola Manchester United Patrice Evra (tengah kanan) memperebutkan bola dengan pesepak bola Fulham John Heitinga dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (9/2). AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester – Teka-teki Louis van Gaal tak membawa Patrice Evra dalam tur pramusimnya ke Amerika Serikat kini sudah terjawab. Masalahnya, bukan karena pemain Prancis itu tidak terpakai oleh Van Gaal tapi karena memberikan kesempatan Evra untuk melakukan negosiasi dengan klub yang akan memakai jasanya, Juventus. 

    Senin, 21 Juli 2014, akhirnya resmi sudah Evra yang telah bermain selama 8 musim itu pergi ke Juventus. Kepindahannya sempat tersendat setelah pembelian Arturo Vidal terhenti. Padahal sebelumnya, Evra akan dijadikan sebagai pemain tukar-tambah pembelian tersebut. 

    Isu lainnya yang turut mempengaruhinya adalah kepergian manajer Antonio Conte, yang mendadak menyatakan mundur dari klub itu. Toh semuanya tetap terjadi. Evra mulus pergi ke Turin dengan biaya transfer 2,5 juta poundsterling.

    Kabar perginya Evra dirilis di situs Manchester United. Dalam tweetnya, pihak manajemen klub mengucapkan terima kasih atas kerja Evra selama 8 musim yang telah memberikan banyak piala untuk klub berjuluk Setan Merah tersebut. 

    Patrice Evra yang kini berusia 33 tahun ini menyatakan kepindahannya ini merupakan keputusan yang berat. “Bagaimana pun saya sangat mencintai klub ini. Terima kasih untuk semuanya yang telah membuat impian saya bermain di klub ini terwujud.” 

    Bleacher Report | IB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.