Wilshere Minta Maaf Soal Merokok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal Jack Wilshere. REUTERS/Dylan Martinez

    Pemain Arsenal Jack Wilshere. REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Jack Wilshere akhirnya angkat bicara tentang ulahnya menghisap rokok. Pemain gelandang Arsenal itu telah membicarakan kejadian tersebut dengan Manajer Arsene Wenger dan mengakui kesalahannya.

    “Tentu saja saya sangat menyesal. Saya sudah melihat sebelum melakukannya,” kata Wilshere kepada The Independent. “Saya membuat kesalahan dan telah melakukan kesalahan lagi.”

    Wilshere tertangkap kamera tengah menghisap rokok saat berlibur di Las Vegas bersama Joe Hart dan kerabatnya pada awal bulan Juli ini. Sebelumnya, pada Oktober 2013, pemain internasional Inggris itu juga kedapatan menghisap rokok di depan kelab malam.

    “Semua orang melakukan kesalahan. Saya masih muda dan akan belajar dari hal itu,” ujar Wilshere. “Saya menyadari konsekuensinya dan efek terhadap anak-anak. Saya juga memiliki anak. Saya tak ingin mereka berpikir ayah mereka merokok dan bagus bagi pemain sepak bola.”

    Wilshere telah mengadakan pertemuan dengan Wenger terkait dengan masalah tersebut. Namun, Wilshere menolak membahas tentang pertemuan mereka. “Saya tidak suka membicarakan hal itu lebih panjang,” tutur Wilshere. “Saya berkomitmen penuh untuk klub. Saya ingin membuktikan diri kepada semua orang.”

    Wenger menurunkan Wilshere sebagai starter ketika The Gunners menelan kekalahan 0-1 dari New York Red Bull, dalam pertandingan persahabatan di Red Bull Arena, Ahad, 27 Juli 2014. Wilshere bermain selama satu babak.

    SPORTS MOLE | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Persiba Siapkan Tim Hadapi Persipura
    Di Natale: Pereyra Bakal Sukses di Juventus
    Milan Kalah, Inzaghi Ambil Sisi Positif
    Giggs: Van Gaal Mirip Ferguson
    Ancelotti Isyaratkan Tak Rotasi Kiper
    Mandzukic Tak Ingin Dibandingkan dengan Costa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.