Meski Menang 3-2, Bandung Raya Protes Wasit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Pelita Bandung Raya, Gaston Castano bereaksi setelah gagal menyundul bola kearah gawang Sriwijaya FC pada pertandingan ISL di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. (6/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Pelita Bandung Raya, Gaston Castano bereaksi setelah gagal menyundul bola kearah gawang Sriwijaya FC pada pertandingan ISL di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. (6/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR) Dejan Antonic mensyukuri sukses timnya membekap Persik Kediri, 3-2, dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 20 Agustus 2014. Namun ia juga mengeluhkan keputusan wasit pemimpin laga. (Baca: Pelita Bandung Raya Tekuk Persik Kediri 3-2)

    Dejan menilai laga hari ini merupakan laga berat buat Bandung Raya. Namun rasa berat ini bukanlah lantaran Persik Kediri tampil gemilang. Melainkan lantaran laga digelar ketika anak-anak asuhannya tengah menyembuhkan 'luka' akibat keputusan kontroversial wasit saat PBR dijamu Persija Jakarta pekan lalu. (Baca: Persija Targetkan Rebut Tiga Poin Atas Pelita Bandung Raya)

    "Tapi di laga kali ini malah ada lagi penalti 'lucu'," ujar Dejan seusai laga di Stadion Si Jalak, Rabu, 20 Agustus 2014. Yang dia protes adalah keputusan wasit yang menghadiahi lawan dengan tembakan titik putih setelah bek Nova Arianto berhasil mengusir bola di dalam kotak penalti lalu pemain Persik, Qischil G., tersandung kaki Nova.

    "Aku kecewa lagi dengan keputusan wasit sekitar dua menit sebelum laga usai (namun diperpanjang dua menit)," kata Dejan lagi. Namun begitu ia tetap mengapresiasi perjuangan spartan Bepe dan kawan-kawan yang berhasil merebut poin tiga. "Terima kasih Tuhan, kami bisa menang dengan tiga gol," kata dia. (Baca: Persija Gagalkan Kemenangan PBR)

    Sementara itu, asisten pelatih Persik, Musikan, mengakui bahkan sejak latihan, pihaknya sempat optimistis bakal mampu mencuri poin di Bandung. Apalagi, anak-anak Kediri sempat unggul lebih dulu, 1-0 di babak pertama. Tapi akhirnya PBR yang menang 3-2. “Soal tendangan penalti buat kami itu keputusan wasit. Kami hargai keputusan wasit," kata dia.

    Tiga gol PBR dilesakkan penyerang T.A. Musafri pada menit ke-10, bek kanan Chairul Rifan pada menit ke-41, dan bek kiri Dias Angga di menit ke-54. Sedangkan dua gol Persik dilesakkan Faris Aditama pada menit ke-7 dan tembakan penalti Ngon Mammoun di menit ke-87.

    ERICK P. HARDI

    Terpopuler:
    Prediksi Mantan Hakim MK Soal Gugatan Prabowo

    Bisakah PTUN Menangkan Prabowo-Hatta?

    Jokowi Ingin Makan Kerupuk, Pengawal Melarang

    ISIS Rilis Video Pemenggalan Wartawan AS

    Begini Perayaan ala Tim Prabowo jika Menang di MK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.