Wenger Syok Melihat Fabregas Berbaju Chelsea  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Arsenal Arsene Wenger dan manajer Manchester City Manuel Pellegrini, memimpin tim keluar ruang ganti sebelum pertandingan FA Community Shield di Stadion Wembley, London, Inggris, 10 Agustus 2014. (Steve Bardens/Getty Images)

    Manajer Arsenal Arsene Wenger dan manajer Manchester City Manuel Pellegrini, memimpin tim keluar ruang ganti sebelum pertandingan FA Community Shield di Stadion Wembley, London, Inggris, 10 Agustus 2014. (Steve Bardens/Getty Images)

    TEMPO.CO , London - Permainan cantik Cesc Fabregas saat melawan Burnley akhir pekan lalu ternyata tak luput dari perhatian Arsene Wenger. Pelatih Arsenal itu diam-diam menyaksikan aksi bekas anak didiknya itu melalui layar teve.


    "Saya mengikuti pertandingan itu dan merasa aneh melihat dia (Fabregas) memakai kostum Chelsea," kata Arsene Wenger kepada Sky Sports, kemarin. "Dia memang pemain yang luar biasa."


    Keanehan yang dirasakan Wenger bisa dimaklumi karena Fabregas adalah bekas anak didiknya di Arsenal. Fabregas membela Arsenal sejak 2002-2011 sebelum hijrah ke Barcelona di Spanyol.


    Musim ini, pemain berusia 27 tahun itu kembali Liga Inggris, tapi bukan untuk memperkuat Arsenal, melainkan ke Chelsea. The Blues --julukan Chelsea-- membelinya seharga 29 juta pound sterling.

    Bersama Chelsea, Fabregas langsung tancap gas. Ia menyumbang dua assist saat Chelsea menekuk Burnley 3-1, pekan lalu. Fabregas kemudian dinobatkan sebagai man of the match. 

    Wenger, meski bisa memaklumi keputusan Fabregas untuk membela Chelsea, ternyata belum sepenuhnya ikhlas melihat Fabregas berseragam Chelsea.

    "Saya tidak menyesal kenapa Arsenal tidak kembali membeli Fabregas. Yang membuat saya sangat kesal adalah fakta bahwa dia meninggalkan kami," kata Le Profesor --julukan Arsene Wenger.

    Malam nanti Wenger akan memimpin Arsenal melawan Everton di Goodison Park sementara Fabregas akan menyambut Leicester City di Stamford Bridge. Keduanya baru akan bertemu 5 Oktober nanti saat Wenger melawat ke Stamford Bridge. 

    Saat itu, Fabregas yang biasanya membela Wenger, akan berada di pihak Jose Mourinho, pelatih yang selama ini menjadi seteru Wenger. Mourinho, misalnya, pernah menjuluki Wenger sebagai "pelatih spesialis kalah".

    Wenger kemudian membalas sindiran tersebut dengan mengatakan justru Mourinholah yang takut timnya mengalami kegagalan. 

    Nah, di antara "dua gajah" yang saling berkelahi itulah Cesc Fabregas kini berdiri.

    SKY SPORTS | GOAL | DWI AGUSTIAR



    TERPOPULER:
    Ini Sebab Rodgers Pilih Balotelli
    Hari Terakhir Mario Balotelli di Milan
    Ini Skuad Timnas U-23 ke Asian Games


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.