Demi 8 Besar, Persija Bertekad Menangi Laga Akhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO, Padang - Persija Jakarta kembali gagal memetik poin penuh saat bertandang ke Semen Padang dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion H Agus Salim Padang, Kamis malam, 21 Agustus 2014. Kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol.

    Asisten pelatih Persija, Hendri Susilo, mengaku pertandingan ini berjalan seimbang, namun target timnya merebut poin penuh tak tercapai. "Tapi tetap kita syukuri," ujarnya seusai pertandingan, Kamis malam, 21 Agustus 2014.

    Hasil seri itu tidak membantu upaya Persija keluar dari fase krusial dalam perebutan satu tiket menuju babak delapan besar. Tim berjulukan Macan Kemayoran ini bertahan di peringkat keempat setelah memperoleh 31 poin dari 19 pertandingan.

    Dari Grup Barat, baru dua tim yang lolos ke delapan besar, yakni Arema Malang (39 poin) dan Semen Padang (37) poin. Sementara itu, Persib Bandung berada di posisi ketiga dengan 32 poin dari 17 laga. "Kita belum aman. Hasil ini tak membantu kita," ujar Hendri.

    Persija dan Persib Bandung masih akan bersaing dengan Pelita Bandung Raya (PBR). Kata Hendri, pihaknya berharap PBR tersandung. "Kita tergantung PBR. Berharap mereka (PBR) tersandung," ujarnya.

    Kekalahan ini, kata Hendri, dipicu turunnya tempo permainan Fabiano cs pada babak kedua. Hendri mengaku fisik pemainnya memang menurun. Karena itulah mereka tak bisa menguasai pertandingan dan meredam serangan tuan rumah.

    Persija menyisakan satu laga lagi. Tim asuhan Benny Dollo ini akan menghadapi menghadapi Barito Putra pada 5 September mendatang. "Kita akan memanfaatkan satu sisa laga terakhir untuk meraih kemenangan," ujar Hendri.

    Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, mengatakan targetnya meraih poin penuh di laga kandang terakhir ini tak tercapai. Namun, menurut dia, timnya telah bermain dengan baik, sehingga bisa meraih satu poin. "Banyak peluang, tapi tak terjadi gol," ujarnya.

    Kata Jafri, pada 20 menit pertama, pemainnya bisa menguasai pertandingan. Namun, setelah itu, permainan tim asuhannya menurun. "Di babak kedua mulai membaik," ujarnya.

    Menurut dia, Esteban Vizcarra cs telah berusaha mencari peluang untuk mengalirkan bola ke depan. Namun mereka tidak mampu mencetak gol. "Kita ingin buat gol. Tapi tak terealisasikan," ujarnya. 

    ANDRI EL FARUQI



    TERPOPULER:
    Ini Sebab Rodgers Pilih Balotelli
    Hari Terakhir Mario Balotelli di Milan
    Ini Skuad Timnas U-23 ke Asian Games


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.