Kalah 0-3, Persik Akui Kewalahan Menahan Persib  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Arema Cronus Samsul Arif (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persik Kediri Saiful Indra Cahya saat laga pertandingan ISL di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, (6/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepak bola Arema Cronus Samsul Arif (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persik Kediri Saiful Indra Cahya saat laga pertandingan ISL di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, (6/2). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Bandung - Tim pelatih Persik Kediri mengakui anak-anak asuhannya keteteran terus-menerus dibombardir serangan Persib Bandung selama dua babak laga Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad, 24 Agustus 2014. Skuad Macan Putih pun akhirnya kalah telak 0-3 oleh Maung Bandung. (Baca: Maung Bandung Hantam Macan Putih 3-0.)

    Asisten pelatih Persik, Musikan, mengatakan, hingga babak pertama usai, anak-anak Kediri memang berhasil menahan serangan Maung dan beberapa kali menyerang balik. "Namun, di babak kedua, anak-anak kecapekan bertahan, terutama setelah gol penalti Persib dan terus terjadi gol-gol Persib," katanya seusai laga di Stadion Si Jalak, Ahad, 24 Agustus 2014. (Baca: Persib Lolos ke Babak 8 Besar.)

    Musikan menambahkan, setelah tandang ke Bandung, timnya masih menyisakan dua laga kandang, yakni melawan Arema Cronous dan Persik Kediri. Ia memastikan anak-anak asuhannya akan tetap berjuang buat merebut poin penuh pada sisa dua laga kandang. "Meskipun lawan Arema, kami terpaksa harus main di Malang," katanya. "Mohon doa saja dari semua agar Persik tetap di ISL."

    Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, mengakui timnya sempat kesulitan membongkar ketatnya pertahanan Persik dan mencetak gol pada babak pertama. "Kadang 5-7 pemain Persik tidak mau keluar (dari lini belakang) sehingga kami kesulitan. Selain itu, di babak pertama, seolah pemain depan semua terburu-buru ingin cetak gol, dan akhirnya malah banyak membuang peluang," katanya.

    Namun, pada babak kedua, Djadjang melanjutkan, dirinya mengubah taktik sehingga mampu mengecoh dan membongkar pertahanan anak-anak Kediri. "Kami ubah ritme permainan dan lebih variatif dalam kecepatan dengan memainkan ball possesion dulu. Akhirnya kami leading di babak kedua dengan tiga gol," ujarnya.

    Seperti diketahui, tiga gol Maung Bandung semua tercipta pada babak kedua laga. Ketiga gol dibuat dengan tendangan penalti bek Vladimir Vujovic serta dua serangan terbuka lewat tandukan kepala Ferdinand Sinaga dan Djibril Coulibally.

    ERICK P. HARDI


    Berita Lain
    Bepe Sumbang 2 Gol, PBR Libas Persijap 3-0
    Neymar Absen di Laga Perdana Barca Lawan El Che
    Van Gaal Minta Fan MU Bersabar
    Gara-gara Giroud, Everton Gagal Menang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.