Melaju ke 8 Besar, Persija Terancam PBR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta berada di tubir jurang. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini terancam tak lolos ke babak kedua alias delapan besar kompetisi Liga Super Indonesia 2014. Meski berada di peringkat empat klasemen Wilayah Barat, Persija masih belum aman lantaran ada Pelita Bandung Raya (PBR) yang sewaktu-waktu bisa menggeser.

    Anak asuh Benny Dollo ini mengemas 31 poin dari 19 pertandingan, dengan menyisakan satu pertandingan lagi maka poin maksimal yang bisa diraih Persija ialah 34 poin.

    Sedangkan di peringkat kelima, PBR mengantongi 29 poin dari 18 laga. Itu artinya poin maksimal jika PBR sanggup memetik dua laga terakhir dengan kemenangan adalah 35 poin. 

    Sementara itu, tiga tim teratas lainnya, Arema Indonesia, Semen Padang, dan Persib Bandung sudah memastikan diri lolos ke babak delapan besar. Walhasil, baik Persija maupun PBR harus mati-matian merebut satu tiket tersisa. 

    Asisten pelatih Persija, Blitz Tarigan, tak menampik jika posisi Persija cukup kritis bila melihat peluang menuju babak delapan besar. Namun Blitz menyatakan enggan menyerah hingga pertandingan benar-benar berakhir. "Kami tak mau memikirkan pesaing lainnya. Pokoknya pertandingan berikutnya kami harus menang," ucap Blitz saat ditemui seusai latihan di Sawangan, Depok, Selasa, 26 Agustus 2014. 

    Bagi Persija, lanjut dia, kemenangan menjadi harga mati. Tiga laga terakhir yang berujung pada hasil imbang membuat Ismed Sofyan cs harus bekerja ekstra keras. Blitz mengatakan kesulitan beradaptasi dengan atmosfer pertandingan membuat para pemain gagal mencetak gol. "Suasana di stadion amat berbeda ketika sedang latihan," kata dia. 

    Pada laga melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Persija ditahan imbang tanpa gol. Selang empat hari berikutnya, giliran PBR yang menahan imbang Persija dengan skor 1-1. Bertandang ke Semen Padang, lagi-lagi Persija harus membawa pulang satu poin kala bermain seri 0-0.

    Pertemuan dengan Barito Putera pada 5 September mendatang menjadi pertandingan final bagi Persija. Berbekal kemenangan pada pertemuan pertama dengan Barito, Blitz optimistis bisa meraup tiga poin penuh. "Kami terus motivasi para pemain apalagi kali ini bermain di kandang," kata dia. 

    Apalagi penyerang Persija, Ivan Bosnjak, sudah pulih dari cedera paha. Dalam latihan Selasa pagi, Ivan terlihat sudah bergabung bersama rekan-rekannya. "Kondisi saya sudah membaik. Semoga di pertandingan nanti saya bisa bermain," ucap Ivan. 

    Penyerang asal Kroasia ini mengatakan Persija masih mempunyai peluang untuk lolos ke babak delapan besar. Pasalnya, kata dia, pertandingan belum berakhir sehingga tim mana pun punya peluang yang sama untuk lolos. Ivan juga tidak mau laga melawan Barito nanti menjadi pertandingan terakhir bagi Persija. 

    Begitu juga dengan pemain belakang, Ismed Sofyan. Pemain berusia 34 tahun ini berharap pertandingan berjalan dengan fair. Ia tidak mau tim lainnya "bermain mata" di laga-laga krusial. "Mau tidak mau kami harus menang," kata Ismed. 

    ADITYA BUDIMAN 

    Klasemen Wilayah Barat
    Klub                      Main  Poin 
    Arema Indonesia      18    42
    Semen Padang         19    37
    Persib Bandung        18    35
    Persija Jakarta         19    31
    Pelita Bandung Raya 18    29

    Klasemen Wilayah Timur 
    Klub                         Main  Poin
    Persebaya Surabaya   17    36
    Persipura Jayapura     17    35
    Mitra Kukar                17    33
    PSM Makassar            18    25
    Persela Lamongan      18    25

    TERPOPULER:
    Sehari di MU, Di Maria Bisa Borong 24 Sepeda Motor
    Terungkap, Main di MU Mimpi Di Maria Sejak Kecil
    Teerasil Dangda, Pemain Thailand di Liga Spanyol
    Manchester City Permalukan Liverpool


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.