MU Terkena Karma Manchester City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester United Ashley Young, merayakan golnya kegawang Real Madrid bersama rekan setimnya pada pertandingan Guinness International Champions Cup  di Stadion Michigan (3/8). REUTERS/Tim Fuller-USA TODAY Sports

    Gelandang Manchester United Ashley Young, merayakan golnya kegawang Real Madrid bersama rekan setimnya pada pertandingan Guinness International Champions Cup di Stadion Michigan (3/8). REUTERS/Tim Fuller-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Manchester - Karma ternyata tak hanya berlaku di kehidupan sehari-hari, tapi juga di lapangan sepak bola. Manchester United baru saja mengalaminya.

    Musim lalu saat Manchester City meraih gelar Liga Premier, seorang bekas pemain MU, yakni Mikael Silvestre, mencibir kemenangan tersebut semata diraih City karena duit. (Baca: 6 Pembelian Manchester United di Transfer Musim Panas 2014)

    "Mereka hanya membeli trofi dengan uang jutaan pound sterling yang mereka gunakan untuk membeli pemain-pemain bintang," kata Silvester, seperti dikutip Independent, 1 September 2014.(Baca: Radamel Falcao Ternyata Dibeli Manchester United)

    Musim lalu, City menggelontorkan dana 102 juta pound sterling. Saat yang sama, MU hanya membelanjakan uang 69 juta pound sterling.

    Jadi, kata Silvestre, wajar jika City memenangi Liga Premier. "Manchester United lebih mengutamakan akademi dan pemain-pemain muda," ujar Silvestre. (Baca:Ke MU, Di Maria Kalahkan 6 Transfer Termahal Ini)

    Musim ini kondisinya berbalik. City hanya mengalokasikan dana tak kurang dari 57 juta pound sterling, sementara total belanja MU mencapai 169 juta pound sterling.

    Alih-alih mengandalkan para pemain dari akademi, MU ternyata malah mengikuti jejak City dengan mendatangkan pemain bintang, seperti Angel di Maria, Marcos Rojo, Daley Blind, dan Radamel Falcao.

    Silvestre belum memberikan komentar soal ini. Namun, jika MU gagal meraih gelar musim ini, ia akan malu untuk kedua kali. Pertama, MU melakukan apa yang pernah dicibirnya. Kedua, setelah jorjoran mengeluarkan duit, ternyata mereka tak menang.

    INDEPENDENT | DWI AGUSTIAR

    Terpopuler:
    Ronaldinho Segera Main di ISL 
    Sandro Beri Barcelona 3 Poin 
    Kagawa Kembali ke Dortmund


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.