India, Magnet Baru Pesepak Bola Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain klub Sydney FC Alessandro Del Piero melakukan selebrasi setelah mencetak gol kegawang Western Sydney Wanderers dalam pertandingan Liga A Australia di Sidney, Australia, (20-10). (AP Photo/Rob Griffith)

    Pemain klub Sydney FC Alessandro Del Piero melakukan selebrasi setelah mencetak gol kegawang Western Sydney Wanderers dalam pertandingan Liga A Australia di Sidney, Australia, (20-10). (AP Photo/Rob Griffith)

    TEMPO.CO, Mumbai - Sejumlah nama beken dalam sepak bola kini merumput di India Super League, kompetisi sepak bola yang akan bergulir di India. Nama-nama itu dari Zico hingga Alessandro Del Piero. Apa menariknya sepak bola India?

    "Bagi saya, ini adalah petualangan baru. Saya sangat antusias bermain di sini," kata Del Piero, kini berusia 39 tahun, kepada Fox Sports, akhir Agustus lalu. "Saya ingin menjadi bagian dari revolusi sepak bola India."

    India Super League baru akan memulai debut mereka Oktober mendatang. Sebelumnya kompetisi sepak bola di India bernama I League. Namun, I League dianggap gagal memoles citra sepak bola.

    Pada 2011, Federasi Sepak Bola India (AIFF) memutuskan untuk menggulirkan India Premier League. Namun, kompetisi ini gagal bergulir karena ditentang oleh operator I League.

    Dua tahun kemudian AIFF menggandeng sponsor kakap dari Amerika Serikat, AMG dan Star Sports. AIFF juga mendapat sokongan dana dari raksasa otomotif India, Hero. Mereka inilah yang kemudian menggulirkan India Super League.

    Saat ini ada delapan tim yang akan bersaing di kompetisi tersebut, yaitu Delhi Dynamos FC, NortEast United FC, Atletico de Kolkata, Mumbay City FC, FC Pune City, FC Goa, Chennai Titans, dan Kerala Blasters FC.

    Uniknya, setiap tim tersebut berlomba memboyong bintang-bintang dunia. FC Goa, misalnya, baru saja memboyong legenda Brasil, Zico, untuk melatih mereka. Zico dijadwalkan tiba di India pada 9 September. (Baca: Legenda Brasil Zico Latih Klub India)

    Del Piero sendiri akan membela Delhi Dynamos FC. Bekas pemain bintang Juventus ini bahkan sudah mulai berlatih bersama pemain lokal. "Kami belajar bekerja sama," katanya.

    Dua mantan pemain bintang Arsenal, yaitu Robert Pires dan Freddie Ljunberg, juga akan bergabung. Pires akan membela FC Goa dan Ljunberg akan bermain untuk Mumbai City.

    Nama-nama beken lain yang akan bermain di India Super League termasuk Luis Garcia (Atletico de Kolkata), David James (Kerala Blasters), Joan Capdevila (NorthEast United), David Trezeguet (FC Pune City) dan Ronaldinho (Chiennai). (Baca: Ronaldiho Segera Main di ISL)

    "India Super League bertujuan untuk merevolusi sepak bola India. Ini adalah olahraga yang sangat digemari di sini, tetapi belum dikelola secara profesional," kata Nita Ambani, Anggota Komite Organisasi AIFF.

    Kehadiran sejumlah pemain veteran tersebut, Nita melanjutkan, menunjukkan era baru dalam sepak bola India. "Ini akan menjadi langkah penting dalam perjalanan sepak bola kami," katanya.

    Presiden FIFA Sepp Blatter sebelumnya pernah mengatakan India adalah raksasa sepak bola yang sedang tidur. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1 miliar, selain bakat-bakat sepak bola, India juga menjadi pangsa pasar yang menggiurkan.

    Namun, untuk berbicara di pentas internasional, langkah India memang masih panjang. Saat ini, mereka baru menempati peringkat ke-150 dalam rangking yang dibuat FIFA.

    TIMES OF INDIA | FOX SPORTS | GUARDIAN | DWI AGUSTIAR

    Baca juga:
    Berapa Gaji Para Pemain Bintang MU?
    Danny Welbeck Cedera Diseruduk Pemain MU
    Jalani Operasi Lutut, Robin van Persie: Itu Rumor!
    Misteri Cedera Sami Khedira
    Si Chubby, Julukan Baru buat Wayne Rooney


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.