Welbeck Ingin Jadi Bintang di Arsenal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang timnas Inggris, Danny Welbeck melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya kegawang timnas Swiss dalam laga kualifikasi grup E Piala Eropa 2016, di St. Jakob-Park stadium, di Basel, Swiss, 8 September 2014. REUTERS

    Penyerang timnas Inggris, Danny Welbeck melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya kegawang timnas Swiss dalam laga kualifikasi grup E Piala Eropa 2016, di St. Jakob-Park stadium, di Basel, Swiss, 8 September 2014. REUTERS

    TEMPO.CO, London - Danny Welbeck berharap mendapat kesempatan memimpin serangan Arsenal dalam debutnya di klub Gudang Peluru saat menghadapi Manchester City di Stadion Emirates, London, Sabtu, 13 September 2014. 

    Welbeck sering dimainkan di sayap luar saat memperkuat Manchester United. Demikian pula di tim nasional Inggris, ia lebih banyak diberi peran menusuk pertahanan lawan dari sayap luar.

    Namun kali ini Welbeck berharap mendapat peran menjadi ujung tombak di lini depan pasukan Arsene Wenger tersebut. "Sudah banyak yang tahu saya lebih suka menjadi penyerang tengah. Kalau kesempatan itu saya dapat, saya ingin menunjukkan apa yang dapat saya lakukan," katanya.

    "Sekali saya mendapat bola di kotak penalti dan saya mendapat peluang, saya yakin akan kemampuan saya (mencetak gol). Sebelumnya, saya tidak mendapat peluang masuk kotak penalti karena saya tidak banyak dimainkan sebagai penyerang tengah," ujar Welbeck.

    Ia menuturkan orang lain boleh saja mengatakan hal itu sebagai alasan semata. "Namun lihat saja, kalau sekali saja saya dapat kesempatan, saya akan berikan yang terbaik."

    Sementara itu, mantan bek Manchester United, Gary Neville, mengaku heran pada keputusan MU menjual Wellbeck. Menurut dia, Arsenal sangat diuntungkan dalam transfer penyerang berumur 23 tahun itu.

    "Saya tidak habis pikir. Dia dijual cuma 16 juta pound sterling atau sekitar Rp 304 miliar," kata Neville. "Dua-tiga hari ini, saya berusaya memahami logika di balik kejadian ini. Namun saya tidak paham juga." 

    Dengan absennya Aaron Ramsey karena cedera, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, memiliki pilihan menampilkan Welbeck atau Yaya Sanogo. Di lini tengah, akan ada tiga gelandang serang, yakni Santi Cazorla, Mesut Oezil, dan Alexis Sanchez, untuk membantu mereka meraih tiga angka bagi Arsenal.

    Arsenal tentu ingin meraih tiga angka penuh dalam pertandingan di Stadion Emirates nanti.

    Kemenangan tersebut sangat penting untuk memperbaiki posisinya dari urutan ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris. Klub yang bermarkas di London ini telah dua kali bermain imbang, yaitu saat melawan Leicester dan Everton, serta baru menang sekali saat melawan Crystal Palace dalam pertandingan Liga Primer 2014/2015. (Baca: Aaron Ramsey: Arsenal Tumpul)

    Adapun Manchester City telah tersandung dalam pertandingan ketiganya. Mereka kalah tipis 0-1 melawan tamunya, Stoke City, 30 Agustus lalu. Padahal, dalam dua penampilan sebelumnya, pasukan Manuel Pellegrini ini tampil sangat meyakinkan saat menghajar Newcastle United 2-0 dan Liverpool 3-1.

    Karena itu, saat bertandang ke Stadion Emirates besok, Pellegrini akan berupaya keras menghindari kekalahan berikutnya. Caranya, dengan menampilkan kembali mesin gol asal Argentina yang telah pulih dari cedera, Sergio Aguero.

    Penyerang yang dikenal berani beradu badan dengan bek dari tim mana pun ini akan mendapat dukungan penuh dari penyerang asal Montenegro, Stevan Jovetic. Selain itu, Aguero akan mendapat dukungan dari kuartet gelandang serang andalan Pellegrini, yakni Samir Nasri, Fernando, Yaya Toure, dan David Silva. (Lihat juga: Ferguson Kerap Larang Pemain MU Main di Timnas)

    Pellegrini tentunya tak ingin jarak perolehan angka City, yang berada di peringkat keempat, dengan tiga klub di atasnya kian bertambah. Tiga klub di atas City yaitu Chelsea, yang mengumpulkan nilai sembilan, Swansea (9), dan Aston Villa (7). 

    PREMIERLEAGUE | ESPN | BBC | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.